Tampilkan postingan dengan label IKAN GABUS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IKAN GABUS. Tampilkan semua postingan

08 Juni 2010

Ikan Gabus Naikkan Kadar Albumin

Cocok Dikonsumsi Penderita Ginjal, TBC, dan HIV/AIDS

JARANG orang tahu kalau ikan gabus yang baunya sangat amis, merupakan penghasil albumin yang dibutuhkan tubuh. Manfaat lainnya untuk kesehatan perlu diketahui.

IKAN gabus atau dalam bahasa ilmiahnya disebut channa striata merupakan sejenis ikan buas yang hidup di air tawar. Tak sedikit pula yang hidupnya di rawa-rawa. Rupanya memang jelek. Baunya juga amis. Ini yang membuat tidak semua orang menyukainya. Padahal, dari segi rasa, ikan ini sangatlah lezat jika dikonsumsi. Tak sulit untuk memperoleh ikan ini, karena mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, bahkan pasar-pasar modern.

Guru besar gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof Dr dr Nurpudji A Taslim, MPH, SpGK, mengatakan, belum banyak orang yang menjadikan ikan gabus sebagai lauk favorit. Padahal, selain rasanya yang lezat, ikan gabus juga memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan.

"Sejak tahun 1994, kami melakukan penelitian tentang manfaat dan kandungan albumin dalam ikan gabus. Ternyata manfaatnya sangat tinggi, membuat ikan gabus dapat digunakan untuk membantu mempercepat penyembuhan beragam penyakit," kata Nurpudji, Senin, 25 Januari saat ditemui di Pusat Kajian Penelitian (PKP) Unhas.

Nurpudji bersama rekan-rekannya di Universitas Hasanudin berhasil membuktikan kandungan albumin di dalam ikan gabus itu. "Ide penelitian ikan gabus ini berawal dari kebiasaan masyarakat Sulawesi Selatan di beberapa daerah yang selalu memberikan menu ikan gabus jika ada yang sakit. Katanya, mereka yakin kalau ikan gabus ada manfaatnya namun tak bisa membuktikan secara ilmiah," ungkap Nurpudji.

Ia pun bersama rekan-rekannya melakukan uji coba dengan memberikan masakan ikan gabus kepada pasien di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Makassar. Setelah pasien mengonsumsi ikan gabus, efeknya luar biasa.

Kadar albumin pasien meningkat sehingga kesehatannya membaik lebih cepat. Akan tetapi, membuat pihak rumah sakit merasa kesulitan karena penyediaannya yang rumit, harus dibuat dalam bentuk bubuk dulu.

Selain alasan penyajiannya yang rumit, komposisinya juga tidak pas. Akhirnya, Kepala Bagian Gizi Fakultas Kedokteran ini bersama rekan-rekannya mengakali dengan membuat ekstrak ikan gabus dalam bentuk cairan yang nantinya dimasukkan melalui pipa saluran makanan.

"Ya, memang cara ini berhasil meningkatkan kadar albumin, akan tetapi banyak pasien yang tetap menolak karena baunya yang amis, sehingga membuat mereka mual dan ingin muntah. Lagi-lagi, kami merasa ini juga belum efektif," kata Nurpudji.

Nurpudji dan rekan-rekannya terus melakukan penelitian tentang cara efektif yang harus diambil. Akhirnya dia dan rekan-rekannya menemukan cara yang dianggap jauh lebih efektif. Ikan gabus dibuat ekstrak dalam bentuk bubuk lalu dimasukkan ke dalam kapsul.

Hasil penelitian yang dilakukan sejak 1994 itu, lalu didaftarkan permohonan patennya dengan nomor P00200600144, berjudul produk konsentrat protein ikan gabus. Departemen Kehakiman mengumumkannya pada 8 Maret 2007 dengan nomor publikasi 047.137.A.

Nurpudji mengaku cara ini sudah terbukti. Pemberian kapsul kepada pasien jauh lebih mudah. Tak ada yang menolak karena seperti layaknya minum obat biasa. Juga, tak perlu repot memasak dan tak perlu takut dosisnya kurang. Ia menambahkan bahwa kapsul memudahkan masyarakat yang sakit dan kurang mampu. "Selain untuk menyembuhkan penyakit, kami berusaha memberikan pelayanan yang murah kepada masyarakat yang kurang mampu dengan kualitas yang baik," kata Nurpudji.

Ia berharap dengan hadirnya kapsul itu bisa menolong dan membantu pasien. Kapsul ekstrak ikan gabus pun dikirim ke berbagai posyandu, puskesmas, dan rumah sakit di beberapa daerah di Indonesia. Selain untuk membantu pasien yang tak mampu, juga dalam rangka meyakinkan para dokter bahwa kapsul tersebut memang benar-benar dapat digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit. Terbukti, pasien dengan luka habis operasi, sirosis hati, ginjal, luka yang besar, dan TBC, bisa sembuh lebih cepat.

Berkisar 10 sampai 14 hari kadar albumin pasien bisa naik 0,6 sampai 0,8. Untuk penderita HIV/AIDS, bahkan kadar albuminnya juga bisa naik sehingga berat badan si penderita naik perlahan-lahan. (*) Sumber :
http://lifestyle.fajar.co.id/read/80330/37/index.php
http://www.iapw.info/home/index.php?option=com_kunena&Itemid=55&id=425&catid=10&func=fb_pdf

25 Mei 2010

Cepat Sembuh Berkat Ikan Gabus

Kandungan albuminnya sangat tinggi sehingga dapat mempercepat penyembuhan.

Pernah melihat ikan gabus yang hidupnya di rawa-rawa? Rupanya memang jelek. Meski begitu, rasanya tak kalah lezat dari ikan salmon. Ikan gabus mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, bahkan pasar-pasar modern. Biasanya dalam bentuk kering alias ikan gabus asin.


Kandungan albuminnya sangat tinggi sehingga dapat mempercepat penyembuhan.
Pernah melihat ikan gabus yang hidupnya di rawa-rawa? Rupanya memang jelek. Meski begitu, rasanya tak kalah lezat dari ikan salmon. Ikan gabus mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, bahkan pasar-pasar modern. Biasanya dalam bentuk kering alias ikan gabus asin. Sayangnya, belum banyak orang yang menjadikan ikan gabus sebagai lauk favorit. Padahal, selain rasanya yang lezat, ikan gabus juga memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan. Kandungan protein albuminnya yang sangat tinggi, membuat ikan gabus dapat digunakan untuk membantu mempercepat penyembuhan beragam penyakit, dari kekurangan gizi hingga HIV-AIDS.

Adalah Prof. DR. dr. Nurpudji A. Taslim, MPH., SpGK., ahli gizi dari CFNH (Center for Food, Nutrition, and Health) bersama rekan-rekannya di Universitas Hasanudin, yang berhasil membuktikannya. Ide penelitian ikan gabus berawal dari kebiasaan masyarakat Sulawesi Selatan, seperti di daerah Sidrat, Sengkang, yang selalu memberikan menu ikan gabus jika ada yang sakit. "Mereka yakin kalau ikan gabus ada manfaatnya namun tak bisa membuktikan secara ilmiah," ungkap Pudji, yang lantas melakukan uji coba dengan memberikan masakan ikan gabus kepada pasien di RS Wahidin Sudiro Husodo, Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah beberapa kali mengonsumsi ikan gabus, kadar albumin si pasien meningkat sehingga kesehatannya pun membaik lebih cepat.

Masalahnya, tak semua orang suka dengan rasa dan bau ikan gabus. Apalagi, sulit sekali menyiapkan masakan ikan gabus setiap saat di rumah sakit. Belum lagi, komposisinya yang tidak pas. Akhirnya, Pudji mengakali dengan membuat ekstrak ikan gabus dalam bentuk cairan yang nantinya dimasukkan melalui selang makanan. Meskipun berhasil meningkatkan kadar albumin, tetapi banyak pasien tetap menolak karena baunya yang amis.

Pudji menganggap, kedua cara pemberian tadi tidak efektif. Akhirnya, sekitar tahun 2004-2005, Pudji dan rekan-rekannya menemukan cara yang dianggap jauh lebih efektif. Ikan gabus dibuat ekstrak dalam bentuk bubuk lalu dimasukkan ke dalam kapsul. Terbukti, pemberian kepada pasien jauh lebih mudah, tak ada yang menolak karena seperti layaknya minum obat biasa. Juga, tak perlu repot memasak dan tak perlu takut dosisnya kurang.

Kapsul ekstrak ikan gabus pun dikirim ke berbagai posyandu, puskesmas, dan rumah sakit di beberapa daerah di Indonesia. Selain untuk membantu pasien yang tak mampu, juga dalam rangka meyakinkan para dokter bahwa kapsul tersebut memang benar-benar dapat digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit. Terbukti, pasien dengan luka habis operasi, sirosis hati, ginjal, luka yang besar, dan TBC, bisa sembuh lebih cepat. "Sekitar 10 sampai 14 hari kadar albuminnya naik 0,6 sampai 0,8," jelas Pudji. Bahkan pada penderita HIV-AIDS, kadar albuminnya juga bisa naik sehingga berat badan si penderita naik perlahan.

Hasil penelitian yang dilakukan sejak 1994 ini, lalu didaftarkan permohonan patennya dengan nomor P00200600144, berjudul produk konsentrat protein ikan gabus. Departemen Kehakiman mengumumkannya pada 8 Maret 2007 dengan nomor publikasi 047.137.A. "Kami ingin penelitian yang sudah dilakukan sejak lama membuahkan hasil dengan hak paten," kata Pudji. Ya, dan semoga semakin banyak orang sakit yang dapat segera disembuhkan!

APA SIH ALBUMIN ITU?

Albumin merupakan bagian dari protein yang sangat penting untuk tubuh. "Tubuh kita terdiri dari 60% plasalbumin," jelas Pudji. Albumin berada di dalam darah dan berfungsi mengatur keseimbangan air dalam sel, memberi gizi pada sel, dan mengeluarkan produk buangan. Selain itu, albumin juga berfungsi mempertahankan pengaturan cairan dalam tubuh.

Bila kadar albumin rendah, maka protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan sel, menjadi tidak maksimal. Pada anak yang kekurangan albumin pun, seperti penderita TBC, maka obat yang diminum daya kerjanya kurang maksimal. Sedangkan pada anak yang sedang berada di fase golden age (1-5 tahun), kekurangan albumin sangat mengganggu pertumbuhan otaknya. Semakin sedikit albumin, pertumbuhan sel di otak akan semakin sedikit. Sel yang sedikit membuat anak tak tumbuh lebih cerdas.

Kadar albumin normal dalam tubuh antara 3,5-4,5. Bila kurang dari 2,2 menunjukkan masalah pada tubuh. Umumnya, masalah gizi, karena zat gizi yang dibawa di dalam darah sangat kurang sehingga tak bisa memberi gizi pada sel. Hal ini akan memengaruhi kesehatan anak. Bisa saja anak kekurangan gizi hingga mengalami gizi buruk. Kekurangan gizi ini pun berdampak terhadap daya kekebalan tubuh yang sangat rendah sehingga anak mudah sakit. Sedangkan pada anak yang menderita penyakit tertentu, semisal TBC, akan lebih lama disembuhkan.

Sebenarnya, tubuh memiliki cadangan albumin yang bisa digunakan bila asupan albumin sangat kurang. Letaknya berada di dalam otot. Namun bila albumin cadangan ini diambil terus-menerus, anak akan mengalami gangguan berat badan. Ia terlihat sangat kurus dan tubuhnya tidak bugar. Tak heran bila anak yang sangat kurus diindikasikan kekurangan albumin di dalam tubuhnya.

Berbeda bila kadar albumin di dalam tubuh mencukupi, selain daya tahan tubuh meningkat, proses penyembuhan dari penyakit pun lebih cepat. Bila pun kelebihan biasanya disimpan di jaringan lemak dan tak akan membahayakan anak. "Tapi anak yang mengalami kelebihan albumin jarang sekali ditemukan," kata Pudji.

Pudji melakukan penelitian terhadap dua anak dengan gizi buruk yang sedang dalam pengobatan. Anak pertama diberikan biskuit yang tak mengandung albumin, sedangkan anak kedua diberikan biskuit yang mengandung albumin. Hasilnya, anak yang diberikan biskuit dengan kandungan albumin ikan gabus, BB-nya naik lebih cepat.

AYO, BERIKAN IKAN GABUS!

Tak hanya anak sakit yang kekurangan albumin, anak sehat pun bisa mengalami kekurangan albumin namun pada saat itu dia tidak sedang sakit. Bisa ditunjukkan dengan tubuh anak yang kurus, tidak terlihat segar, lemah, dan sebagainya. Namun gejala kurus tidak bisa selalu diindikasikan kalau anak kekurangan albumin. Bisa saja anak memang punya genetik kurus dari kedua orangtuanya atau penyakit lainnya. Menurut Pudji, untuk mendapatkan jawaban yang tepat, darah anak harus diperiksa di laboratorium untuk diketahui kadar protein albuminnya.

Namun, jangan menunggu sampai anak kekurangan albumin. Kita harus mencegah kejadian tersebut karena sangat mengganggu daya tahan tubuh, juga sistem metabolismenya. Kita bisa memberikan albumin secara alami kepada anak. Misalnya dengan menyediakan lauk ikan gabus dalam menu anak. Apalagi, ikan gabus mudah sekali didapatkan di pasar-pasar.

Menurut Pudji, kita bisa bebas memberikan ikan gabus kering atau basah. Namun karena rasa dan baunya yang tak selalu disenangi setiap anak, maka kita perlu membuat variasi menu yang menarik supaya anak senang mengonsumsinya. Bisa digoreng asin, goreng manis, dibuatkan abon, bahkan bisa disantan seperti ikan kakap. Sedangkan untuk bayi, bisa dicampur dengan nasi tim.

Mengenai waktu pemberiannya bisa kita atur sendiri: seminggu sekali atau dua kali, bahkan setiap hari pun boleh. Dengan mengonsumsi ikan gabus diharapkan anak tak akan kekurangan albumin. Namun tentu saja, kita tak boleh mengesampingkan asupan gizi seimbang. Gizi seimbang harus kita perhatikan dengan baik. Jadi, sekarang jangan memandang ikan gabus sebagai lauk orang pinggiran mengingat manfaatnya yang sangat besar.

ALTERNATIF PENGOBATAN MURAH

Kapsul ekstrak ikan gabus bisa dijadikan alternatif pengobatan yang sangat murah. Bayangkan, anak yang berkadar albumin rendah harus diberi infus seharga sekitar Rp1,4 juta per botol. Minimal pemberian adalah 3 botol. Jika dikalikan, maka biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp4,2 juta. Bila kebutuhan infus lebih banyak, tentu biaya yang dikeluarkan pun jauh lebih besar. Tak heran bila banyak orangtua dari kalangan tak mampu sering mengeluh akan besarnya biaya pengobatan.

"Saya tidak tega melihat ibu yang memiliki anak gizi buruk namun tak bisa berbuat apa-apa," tutur Pudji. Nah, dengan kapsul albumin dari ikan gabus seharga Rp3.000 per buahnya, bila pemberiannya 2 kapsul sekali minum sehari 3 kali selama 10 hari, maka total biaya yang harus dikeluarkan hanya Rp180.000. Tentu biaya ini jauh lebih terjangkau, sementara kemampuan menaikkan kadar albuminnya pun sama. Terbukti, dari penelitian yang dilakukan Pudji, pemberian kapsul dapat meningkatkan BB anak sebanyak 1 kg setiap bulan.

Keresahan Pudji akan banyaknya kasus gizi buruk pada anak pun terobati. Sebab, kini mereka tak perlu membayar mahal bila ingin memperbaiki masalah gizi anak. Mereka bisa menggunakan kapsul atau biskuit albumin ikan gabus. Atau, mereka bisa memberikan lauk ikan gabus pada anak-anak mereka.
Sumber bacaan...

05 Mei 2010

KAPSUL IKAN GABUS

KAPSUL ALBUMIN
Ekstrak Sari Ikan Gabus / Kutuk

KHASIAT & KEGUNAAN :
• Meningkatkan kadar Albumin dan daya tahan tubuh.
• Mempercepat proses penyembuhan pasca operasi.
• Mempercepat penyembuhan luka dalam/bakar.
• Membantu proses penyembuhan pada penyakit :
Stroke, Hepatitis, TBC, Diabetesm, Thypus, Patah Tulang, Gastritis, ITP, HIV, Septis, Thalasemia Minor, Nephrotic Syndrome, Tonsilitis, dll.
• Menghilangkan pembengkakan (oedem)
• Memperbaiki gizi buruk pada bayi, anak dan ibu hamil.
• Membantu penyembuhan Autis.




DEPKES RI TR : 083375071

MANFAAT Kapsul Albumin BAGI TUBUH

• MENAMBAH ALBUMIN DALAM TUBUH
Kapsul Albumin dapat menambah kadar albumin dalam tubuh, tanpa perlu khawatir kelebihan albumin, karena terbuat dari bahan alami sehingga apabila kelebihan akan diekskresi dengan sendirinya oleh tubuh tanpa efek samping serta aman untuk penderita kolesterol karena mengandung asam lemak tak jenuh dan aman untuk penderita ginjal.

• DIABETES MILITUS
Kapsul Albumin dapat memperbaiki jaringan sel pancreas yang mulai rusak sehingga organ pancreas dapat tetap menghasilkan hormone Insulin. Sehingga kadar Insulin dapat kembali normal dan dapat membantu menstabilkan kadar gula dalam darah bagi penderita Hipoglikemi.

• MENGURANGI RESIKO JANTUNG KORONER
Kapsul Albumin mengandung Allysin untuk menurunkan kadar lemak dalam darah dan trigeserida serta untuk menurunkan kadar Homosistesin sehingga mengurangi resiko terhadap serangan jantung, stroke dan penyempitan pembuluh darah. Selain itu Kapsul Albumin ini juga mengandung Prolin yang berfungsi untuk menguatkan otot-otot jantung.

• KANKER
Kapsul Albumin mengandung zat aktif Allyl Sulfide yang dapat menghambat pertumbuhan hormone pemicu tumbuhnya sela kanker pada tubuh serta merangsang sel-sel yang sehat untuk regenerasi sehingga bisa mengganti sel-sel yang rusak/mati.

• HEPATITIS
Kapsul Albumin mengandung Asam Amino Esensial Lengkap dan Mineral untuk memperbaiki jaringan pada hati dengan cara mempercepat regenerasi sel hati dan kandung empedu. Selain itu juga mengontrol penumpukan lemak di hati.

• ASMA
Kapsul Albumin berfungsi untuk mengurangi pembengkakan karena dapat mengencerkan lendir, mengikat cairan dan mengobati luka yang ada pada saluran pernafasan.

• OTAK
Kapsul Albumin membantu mengatur perbaikan jaringan organ otak yang rusak atau cedera serta untuk pasien pasca stroke/Parkinson.

• PERSENDIAN TULANG
Kapsul Albumin mengandung Proline yang sangat untuk memicu berfungsinya sendi-sendi dan juga mengandung Lysin yang berfungsi membantu penyerapan Kalsium yang memadai dan mempermudah pembentukan Kolagen yang bisa membungkus tulang rawan dan jaringan penyambung tulang.

• GASTRITIS
Kapsul Albumin mampu mempercepat proses penyembuhan luka lambung dengan cara meregenerasi sel sehingga membantu fungsi saluran pencernaan dan usus, agar dapat bekerja dengan baik.

• SAAT MASA KEMO TERAPI & RADIO TERAPI
Kapsul Albumin mampu mengurangi dan mencegah efek-efek yang kurang baik dari kerja kemoterapi dan radioterapi seperti badan terasa lemas, lemah, kerusakan sel-sel tubuh, rambut rontok dan mual. Tanpa mengurangi fungsi kerja kemoterapi dan radioterapi itu sendiri.

• STROKE
Kapsul Albumin bisa membantu bagi orang yang mengalami stroke yang beberapa bagian tubuh akan mengalami kelemahan fungsi, bahkan berakibat tidak berfungsinya beberapa bagian tubuh.Kapsul Albumin membantu membuka pembuluh darah yang tersumbat dan memperbaiki jaringan organ tubuh yang penting untuk otot, otak dan sistem syaraf sehingga menguatkan sistem kekebalan tubuh serta menjadi anti radikal bebas.

• LUPUS
Kapsul Albumin membentu meremajakan jaringan otot, otak dan sistem syaraf pusat serta membantu sistem kekebalan tubuh.

• AUTIS
Kapsul Albumin dapat mengikat kandungan logam berat / timbale / mercury yang biasanya terdapat pada penderita Autis.

• PROSTAT
Kapsul Albumin menjaga adanya Glycine bagi kaum laki-laki yang ternyata diketahui memegang peranan penting untuk menjaga fungsi-fungsi prostate agar tetap sehat.

• LUKA BAKAR –LUKA OPERASI
Kapsul Albumin mengandung Cystine dan Asam Amino sehingga sangat baik untuk pemulihan luka baker, gangguan kulit, dan lekas menyembuhkan luka pasca operrasi atau pembedahan.

• USIA LANJUT (MANULA)
Kapsul Albumin membantu proses penyerapan makanan dalam tubuh dan juga membantu regenerasi / memperbarui semua sel-sel atau jaringan tubuh yang mulai kurang berfungsi dengan baik karena lanjut usia.

• ANXIETAS / DEPRESI
Kapsul Albumin mengandung Asam Amino Threonine dan Asam Amino Tyrosine membantu kelenjar Tiroid menghasilkan salah satu hormone untuk metabolisme kesehatan mental.

Petunjuk Pemakaian :
• Pada keadaan Hipoalbumin diberikan 3 x 2 kapsul/hari,
dan dilanjutkan dengan pemberian 3 x 1 kapsul/hari
untuk mempertahankan kesehatan.
• Sebagai suplemen dapat mengonsumsi 1 x1 kapsul/hari
Untuk menjaga kesehatan tubuh agar selalu prima.

Penting :
Tidak ada efek samping dan cocok untuk semua umur.

KOMPOSISI PRODUK KANDUNGAN
Protein 70%
Kadar Albumin Mineral 21%
Kalsium (Ca) 0,7300 mg
Magnesium (Mg) 0,3200 mg
Zat Besi (Fe) 0,0115 mg
Tembaga (Cu) 0,0025 mg
Seng (Zn) 0,0175 mg
Mangan (Mn) 0,0025 mg
Nikel (Ni) 0,0023 mg
Cobal (Co) 0,0015 mg
Selebium (Se) 0,0031 mg


JENIS ASAM AMINO IKAN GABUS (%) ALBUMIN TELUR (%) ALBUMIN SERUM
Fenilalanin 6,6
Isoleusin 2,6
Leusin 12,6
Metionin 0,8
Valin 5,9
Treonin 5,8
Lysin 12,8
Histidin 4
Asam Aspartat 10,9
Asam Glutamat 16,5
Alanin 6,8
Prolin 4,8
Serin 4,2
Glisin 1,8
Sistein 0,9
Tirosin 5,1
Arginin 5,9
*Musofa.L (2004)
**Ditalia,A (2004)


KEMASAN : Botol isi 30 kapsul.

KAPSUL ALBUMIN
Amat Penting Untuk Menjaga & Mengobati Kesehatan Tubuh

Albumin merupakan jenis protein terbanyak dalam plasma yang mencapai kadar 60%. Manfaatnya untuk pembentukan jaringan sel baru. Didalam ilmu kedokteran , Albumin dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan jaringan tubuh yang rusak. Albumin juga berperan mengikat obat-obatan serta logam berat yang tidak mudah larut dalam darah.

Albumin juga memiliki sejumlah fungsi, yaitu mengatur tekanan osmotic didalam darah. Albumin menjaga keberadaan air didalam plasma darah sehingga bisa mempertahankan volume darah. Bila jumlah albumin turun maka akan terjadi penimbunan cairan dalam jaringan (edema) misalnya bengkak dikedua kaki. Atau bisa terjadi penimbunan cairan dalam ronggga tubuh, misalnya diperut yang disebut ascites.

Fungsi lainnya adalah sebagai sarana pengangkut/transportasi, membawa bahan-bahan yang kurang larut dalam air melewati plasma darah dan cairan sel. Bahan-bahan itu seperti asam lemak bebas, kalsium, zat besi dan beberapa jenis obat.

Albumin sangat bermanfaat dalam pembentukan jaringan tubuh yang baru. Yang pembentukannya dibutuhkan pada saat pertumbuhan (bayi, kanak-kanak, remaja dan ibu hamil) dan mempercepat penyembuhan jaringan tubuh, misalnya sesudah operasi, luka baker dan saat sakit.

Menaikkan kadar albumin tidak perlu lagi harus mengkonsumsi ikan gabus/kutuk langsung. Sebab kini telah ditemukan SARI IKAN GABUS / KUTUK DALAM BENTUK KAPSUL yang diberi nama KAPSUL ALBUMIN. Dibuat dari sari ekstrak ikan gabus/kutuk asli tangkapan dari alam (masih hidup saat diproses) mengandung CHANNA ALBUMIN serta ASAM AMINO ESENSIAL LENGKAP yang amat penting bagi tubuh. KAPSUL ALBUMIN dibuat melalui penelitian para ahli dengan cara pembuatan yang higienis dan tanpa bahan kimia maupun pengawet.

Sejak dulu ikan kutuk/gabus terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan luka sehingga orang tua-tua kita menganjurkan untuk mengkonsumsi ikan gabus/kutuk sehabis operasi dan ibu-ibu sehabis melahirkan. Hal ini dikarenakan ikan kutuk/gabus mengandung protein tinggi (albumin) sehingga dapat dengan cepat menyembuhkan luka dengan cara meregenerasi sel. Orang tua-tua kita tahu buktinya saja mengkomsumsi ikan gabus dapat mempercepat penyembuhkan luka tapi tidak tahu apa yang terkandung dalam ikan gabus/kutuk.

Hampir semua pasien berkadar Albumin rendah yang diberi KAPSUL ALBUMIN, kadar Albuminnya naik lebih cepat daripada diberi Albumin lewat infus. Bahkan pasien yang kadar Albuminnya rendah dan diikuti komplikasi (penyakit seperti Stroke, Hepatitis, TBC, Patah Tulang, Nephrotic Syndrome, Diabetes, HIV, Tonsilitis, Thypus, Gastritis, Sepsis, Thalasemia Minor, dll) kondisinya bisa cepat lebih baik ketika diberi KAPSUL ALBUMIN. (*)

REFERENSI :
1. Sari Ikan Kutuk Pengganti Terbaik Sel Tubuh (Jawa Pos, 8 Juni 2008)
2. Infus Murah Nurpuji Astuti & Nilai Tambah Ikan Gabus (Sri Ayu Taslim, Kompas, 31 Mei 2007)
3. Ikan Kutuk Obat Menaikkan Kadar Albumin (Syafrudin, Malang Pos, 18 September 2007)
4. Ikan Kutuk Pemacu Albumin, Ekstrak Bisa Langsung Diminum, Peran Penting Atur Cairan Darah (Lia, Jawa Pos, 20 September 2007)
5. AMR, Ikan Haruan Obat Mujarab Untuk Luka (Kompas, 15 Desember 2003)
6. Potensi Serum Albumin Dari Ikan Gabus (NAW, Malang Pos, 18 September 2003)
7. Gabus Temuan Sang Profesor (Heru Pamudji dan Rachmat Hidayat, Gatra, 15 Januari 2003)
8. Cepat Sembuh Berkat Ikan Gabus (Irfan Hasuki, Nikita, No.449 Th. IX)
9. Ekstrak Ikan Gabus Kaya Protein (HAP, Jawa Pos, 15 September 2004)
10. Predator Penyembuh Luka: Albumin (Koran Tempo, 16 Januari 2003)

Peranan Albumin

Peranan Albumin
Peran albumin dalam klinis semakin penting disebabkan oleh beberapa alasan, antara lain, keadaan hipoalbuminemia yang sering dijumpai pada pasien, masa recovery setelah operasi ataupun dalam proses penyembuhan (Gibbon, 1985), selain itu albumin dapat digunakan sebagai prediktor terbaik harapan hidup penderita.

Serum albumin merupakan salah satu parameter penting dalm pengukuran status gizi pada pasien dengan penyakit akut maupun kronik. Protein ini diketahui mempunyai efek stabilitas endotelium dan membantu memelihara permeabilitas kapiler pada makromolekul. Albumin juga berperan mengikat obat-obatan yang tidak mudah larut, seperti aspirin, antikoagulan koumarin, dan obat tidur. Selain mengobati luka bakar dan luka pasca-operasi, albumin bisa digunakan untuk menghindari timbulnya sembap paru-paru dan ginjal, serta carrier faktor pembekuan darah.
Albumin merupakan protein terbanyak dalam plasma, sekitar 60% dari total plasma tubuh, dengan nilai normal 3,5 s/d 5,5 g/dl. Pemakaian albumin untuk mengatasi hipoalbuminemia pada pasien rawat inap membutuhkan biaya yang cukup besar. Terapi albumin parenteral untuk meningkatkan kadar albumin plasma tidak berarti akan memperbaiki prognosis, tapi ditujukan pada penyebab penyakit, hal ini berhubungan dengan penyebab hipoalbuminemia, perubahan metabolisme dan fase akut suatu penyakit.
Albumin 20% yang diberikan perparenteral sebanyak 200 - 400ml selama 1 - 2 hari pada kasus di atas tidak ditujukan untuk terapi hipoalbuminemia tetapi untuk mengatasi hipovolemia plasma (Allison, 2001). Albumin ikan bila dibandingkan dengan albumin parenteral dari segi harga sangat murah, dengan pemberian selama 10 hari dibutuhkan Rp.210-240 ribu saja, bandingkan dengan albumin infuse dengan pemberian 3 botol @sekitar Rp. 1,4 juta maka totalnya berkisar Rp.4,2 juta hingga Rp. 4,8 juta.
Selain pada ikan, albumin banyak dijumpai pada telur dan susu dan berfungsi sebagai pengangkut asam lemak dalam darah. Keunggulan utama protein ikan dibandingkan protein dari produk lain adalah kelengkapan komposisi asam amino dan kemudahannya untuk dicerna oleh organ tubuh.
Kandungan protein ikan gabus terdiri dari asam amino : Aspartat, Glutamat, Serine, Threonin, Alanin, Valin, Leucin, Isoleucin, Arginin, Histidin, Phenil Alanin, Tryptopan, Lysin, Prolin, Methionin, Tyrosin dan Ovalbumin.
Banyak penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara kadar albumin yang rendah (hipoalbuminemia) dengan peningkatan resiko komplikasi infeksi, lama rawat inap di rumah sakit, tingkat kematian pada pasien-pasien medis maupun pasien operasi.
Vincent dkk, membuat sebuah penelitian Meta Analisis pada 90 penelitian kohor dengan total pasien sebanyak 291.433 dalam mengevaluasi hypoalbuminemia sebagai salah satu prediktor akibat. Melalui analisis multivariat disimpulkan bahwa hipoalbuminemia merupakan prediktor yang kuat terhadap akibat yang buruk. Setiap penurunan10 g/l konsentrasi serum albumin secara signifikan meningkatkan kematian dengan odds ratio 137/100, kesakitan dengan odds ratio 89/100, dan lama rawat di ICCU dan RS dengan odds ratio masing-masing 28/100 dan 71/100.
Kung dkk menguji konsentrasi serum albumin pada pasien-pasien operasi akut yang sebelumnya tidak berada pada keadaan defisit energi (2). Melalui analisis statistik univariat menunjukkan bahwa konsentrasi serum albumin dan nilai APACHE II berhubungan erat dengan daya tahan pasien.
Engleman dkk melakukan penilitian terhadap 5.168 pasien menunjukkan bahwa kadar serum albumin rendah (2,5 g/dl) merupakan variable bebas terhadap terjadinya kematian setelah operasi pencangkokan jantung (3). Eddy (2003) dari Malang, memberikan ekstrak ikan gabus pada pasien dengan luka operasi atau luka bakar dengan kadar albumin 1,8 g/dl selama 8 hari, pasien hanya membutuhkan 24 kilogram ikan kutuk/gabus dan luka sembuh 3 hari lebih cepat dibandingkan dengan serum albumin.
Vincent, dkk., (2003), menguji 9 penelitian prospektif kontrol dengan total pasien 535, menyimpulkan bahwa rata-rata komplikasi dapat diturunkan dengan memberikan terapi albumin 30g/dl, dan Nicholas dkk., (2003) melaporkan bahwa pemberian albumin pada penderita HIV dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres dari infeksi HIV.
Taslim dkk., (2005) memberikan ekstrak ikan kutuk/gabus pada penderita yang mempunyai kadar albumin 2,2g/dl dan luka dekubitus maupun penyakit paru-paru dengan pemberian 2 kali 50ml/hari selama 10 hari, menunjukkan peningkatan kadar albumin sebesar 0,7 g/dl dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Hidayanti (2006), memberikan kapsul albumin pada penderita pasca bedah kurang gizi selama 10 hari dengan pemberian 3 x 2 kapsul (480 mg/hari), hasilnya menunjukkan peningkatan kadar albumin sebesar 0,7 g/dl dibandingkan kontrol dan lama rawat inap berkurang 3 hari dibandingkan dengan kontrol. Salma (2006), memberikan kapsul albumin pada penderita HIV atau AIDS selama 14 hari dengan pemberian 3 x 2 kapsul 1 gr %/dl serta kenaikkan berat badan sebesar 2 kg dibandingkan dengan kontrol yang mengalami penurunan kadar albumin 0,1 g/dl dan hemoglobin 0,5 gr % .*


Pujimin Kapsul Albumin
Pujimin Kapsul Albumin merupakan kapsul hasil ekstrak ikan kutuk/gabus sebagai sumber protein albumin bagi masyarakat. Dimana kapsul albumin ini adalah salah satu alternatif sumber protein albumin dalam mengatasi masalah kurang gizi serta mengatasi beberapa penyakit dengan harga relatif terjangkau. Kapsul albumin ini terdaftar dengan Nomor Paten : P00200600144 dengan judul produk “Konsentrat Protein Ikan Gabus” yang diumumkan pada tanggal 8 Maret 2007 oleh Departemen Kehakiman RI dengan nomor publikasi : 047.137.A.

Manfaat Pujimin Kapsul Albumin (Ikan Gabus /Kutuk)
Kapsul Pujimin mengandung albumin, asam amino serta mineral yang berfungsi untuk mempertahankan tekanan osmotik koloid kapiler dan meningkatkan kekebalan tubuh secara alamiah. Penurunan kadar albumin (hepoalbumin) sering disertai dengan pembengkakan (edema), ditemukan pada pasien kritis, luka bakar, post-operatif, preclampsia yang ditemukan pada ibu hamil maupun penyakit kronis (hati, ginjal, paru-paru dan kencing manis atau luka dekubitus, maupun ODHA), kesemuanya itu terkait dengan penurunan daya tahan tubuh, infeksi, dan proses penyembuhan yang lama.
Pasien dengan hepoalbuminemia mempunyai resiko 2,5 kali lebih tinggi terjadinya infeksi dan 8 kali lebih lama rawat inap dirumah sakit. Berdasarkan hasil uji klinik, kapsul Pujimin dapat digunakan sebagai protein alternatif sumber albumin, untuk mengatasi hal diatas.

PETUNJUK PEMAKAIAN :
Pada keadaan hepoalbumin dianjurkan : 3 x 2 kapsul/hari dan dilanjutkan 3 x 1
kapsul/hari.
Untuk mempertahankan kesehatan dapat dikonsumsi : 1 x 1 kapsul / hari.
Pada anak dengan gizi kurang diberikan 2 x 1 kapsul tiap hari.

Kandungan protein pada ikan tiap 100 gramnya :
Ikan Protein
Bandeng 20
Ikan Mas 16
Ikan Kembung 22
Sarden 21,1
Pindang 28,5
Gabus Kering 58
Ikan Asin 42
Teri Kering 33,4

Komposisi Produk Pujimin Kandungan
Protein 79,72%
Kadar Albumin 15,79%
Lemak 4,49%
Mineral -
Kalsium (Ca) 0,7300 mg
Magnesium (Mg) 0,3200 mg
Zat Besi (Fe) 0,0115 mg
Tembaga (Cu) 0,0025 mg
Seng (Zn) 0,0175 mg
Mangan (Mn) 0,0025 mg
Nikel (Ni) 0,0023 mg
Cobal (Co) 0,0015 mg
Selenium (Se) 0,0031 mg


Tahukah Anda Apa Saja Manfaat Ikan Gabus?


Banyak sumber albumin yang bisa kita manfaatkan seperti telur  susu dan daging. Bagaimana dengan ikan gabus? ikan ini dikenal juga dengan nama kutuk, aruan, kocolan, bogo, licingan, atau dalam bahasa Inggris disebut common snakehead.

Beberapa penelitian telah dipublikasikan diantaranya disampaikan oleh Prof. Doktor.Ir. Eddy Suprayitno MS, Guru Besar Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang dalam Rapat Senat Terbuka Tgl 4 Januari 2003.Lebih lanjut melalui dokter bedah Digestif dalam penelitiannya dia telah melakukan verifikasi antara Human Serum Albumin dengan Fish Albumin Ikan Gabus dan terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka hingga 30 % (dari rerata 10 hari menjadi 7 hari).
Memang tidak semua orang suka dengan rasa dan bauamis ikan gabus. Hal ini sudah disiasati dengan cara ikan gabus dibuat ekstrak dalam bentuk bubuk lalu dimasukkan ke dalam kapsul.Penelitian ini dilakukan oleh Prof. DR. dr. Nurpudji A. Taslim, MPH., SpGK., ahli gizi dari CFNH (Center for Food, Nutrition, and Health) bersama rekan-rekannya di Universitas Hasanudin, yang berhasil membuktikannya. Penelitian ini dilakukan di RS Wahidin Sudiro Husodo, Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah beberapa kali mengonsumsi ikan gabus, kadar albumin si pasien meningkat sehingga kesehatannya pun membaik lebih cepat. Beberapa penelitian juga bernada sama yaitu ada manfaat ikan gabus untuk meningkatkan kadar albumin.
Tentunya tidak hanya berhenti pada ikan gabus saja. Masih banyak jenis ikan lainnya yang belum dilakukan penelitian. Tidak hanya nilai albumin saja yang diperhatikan tetapi juga asupan gizi seimbang.Karena tubuh juga membutuhkan zat gizi dari karbohidrat, lemak, protein jenis lain, vitamin dan mineral. Dan tetap mengikuti advis dokter yang merawat.

Ikan Gabus Bisa Sembuhkan segala jenis Penyakit,

Ikan gabus ajaib tersebut, milik Santi Elisa (22) alias Murni, gadis desa asal Dusun II, Desa Meranti, Kec Meranti, Kab Asahan. “Konon, pertama kali ditemukan saudaranya di halaman depan rumah,” kata Murni.

Diceritakan Murni, dengan hanya menggunakan air aquarium tempat ikan gabusnya dipelihara, gadis itu kini dapat mengobati berbagai penyakit. “Ikan gabus tersebut merupakan jelmaan dari ratu di kerajaan di daerah Kalimantan bernama Keke,” ujarnya sesuai dengan bisikan gaib yang dia terimanya.


Ikan ini ditemukan pada Februari lalu. Saat itu, Murni kerasukan. “Aku mau ikut Murni. Supaya bisa membantu mengobati orang sakit,” begitu pengakuan Ratu Keke asal Kalimantan itu, saat fenomena ganjil itu terjadi.

Begitu Murni siuman dari kerasukan, barulah orang tuanya membeberkan apa yang dialami Murni selama fenomena pertemuan dua alam itu. “Begitu sadar, kedua orang tua saat, memberi tahu pada saya,” katanya.

Masih tambah Murni, setelah kerasukan itu, ada seseorang yang datang meminta untuk diobati. Menurut medis, wanita itu telah divonis menderita kanker rahim. “Atas izin yang Kuasa, penyakit tersebut bisa sembuh. Begitu juga yang menderita serang jantung dan diabetes. Hasilnya, penyakit berkurang dan banyak perubahan pada pasien,” ujar gadis desa itu.

Karena keberhasilan tersebut, banyak warga Asahan, juga dari Labuhan Batu, Siantar dan Simalungun bahkan Riau, datang jauh-jauh hanya untuk berobat pada Murni.

Hanya sekejab, sejak Februari hingga awal Mei ini, setidaknya ada 700 pasien yang datang berobat padanya. Warman (64) warga Meranti, seorang di antaranya yang berhasil ditemui METRO ASAHAN,

“Penyakit yang saya derita mengalami perubahan yang signifikan. Makanya nggak harus repot-repot lagi pergi ke dokter untuk berobat,” kata Warman sumringah. “Padahal tadinya, saya menderita berbagai jenis penyakit. Dan telah melakukan pengobatan ke sejumlah rumah sakit. Baik di Kisaran maupun di Medan, namun hasilnya tidak juga sembuh. Tetapi setelah meminum air ikan gabus tersebut, penyakit saya derita banyak pengurangan,” ujar Warman.

Terpisah, salah seorang dokter di Kisaran ketika dimintai komentarnya soal fenomena gabus ajaib penyembuh itu mengatakan, kesembuhan penyakit harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan medis. Bahkan cara pengobatannya dibutuhkan beberapa tahapan.

“Namun bila warga mempercayai penyembuhan dengan hal yang gaib, itu sah-sah saja. Karena semuanya dikembalikan kepada si penderita,” ujar sang dokter yang enggan namanya dicantumkan di koran ini.
Greenpeace SEA-Indonesia
Racikan Obat Herbal
CAMPAKA KAROMAH Khusus Untuk Direbus/Godogan, Insyaallah Dapat Menyembuhkan Penyakit Yang Anda Derita.

Formulator : Deddy kermit madjmoe
Hotline: 081324300415
Jl. Buyut Roda Gg.Polos No.84 Ciledug Cirebon Jawa Barat 45188

Pasien TIDAK MAMPU dan KURANG MAMPU Jangan TAKUT Untuk Berobat Pada Kami....!!!! Kami Tetap akan melayaninya.