19 Oktober 2009

[JBP] 3W: Pergerakan relawan Jawa Barat di Padang dsk per 19/10 Senin, 19 Oktober, 2009 03:40

1. Tim sorti ke-2 STIKES Dharma Husada, Bandung masih melakukan
operasi pengobatan bergerak di Pariaman dan sekitarnya bersama tim
dari ESQ Kota Padang. Operasi berjalan sejak hari Kamis (15/10)
direncanakan sampai hari Rabu (21/10) besok. Saat ini posisi tim di
Ds. Ambacang, Malalak, Agam. Sampai hari ini Tim sorti-2 sudah
melakukan layanan di 11 titik wilayah dengan jumlah total pasien yang
dilayani mencapai lebih dari 2.000 orang.
Kontak: Hilman Stikes: 856 5913 0658

2. Tim relawan dari FK KBPA-BR dan medis UNAI berkekuatan 19 personil
tersebar di tiga titik. Yang dilakukan rekan-rekan adalah pelayanan
kesehatan dan pendampingan terhadap warga korban gempa. Titik
pendampingan pertama berada di Korong Lareh Nan Panjang, Kanagarian
Tandikek, Kab. Padang Pariaman. Titik kedua berada di Korong Patamuan,
Nagari Padang Alai, kab. Padang Pariaman. Hari Rabu (21/10) rencananya
akan ada keberangkatan 5 orang dari Bandung untuk membuka satu lagi
posko pendampingan korban gempa, sementara titiknya masih di
konsolidasikan. Posko Transit masih berada di Universitas Negeri
Padang (UNP).
Kontak: Pelay 816 465 9230

3. Tim gabungan berkekuatan 8 personil masih menempati Posko Jabar di
Jl. Saharjo 17, Padang Pariaman, direncanakan sampai tanggal 30
Oktober. Kegiatan yang dilakukan selain updating data dan assessment
juga pendukungan terhadap tim medis dari Rumah Zakat Indonesia/ BAZIS
Jabar, pendorongan logistik yang masuk ke posko berasal dari berbagai
pihak, serta pendukungan terhadap layanan trauma healing yang
dilakukukan oleh tim Yayasan Kanaivasu, Bali.
Pada tanggal 18 Oktober, kegiatan yang dilakukan adalah
pendistribusian logistik bersama PJB/IOF ke ds. Durian Jantung,
Kecamatan III Koto Aur Malintang dan wilayah sekitarnya. Dan bersama
tim dari Sekar Telkom melakukan distribusi logistik ke wilayah Kp.
Baleko, Kec. Sungai Geringging dan sekitarnya.
Kontak: Ferry Wahyudi: 819 3135 5774

4. Tim ERU WATSAN-PMI yang berangkat dari Bandung dan sebagian
personilnya merupakan relawan Jawa Barat terpantau masih bertugas di
Padang Pariaman untuk pendistribusian air bersih ke daerah terdampak.
Kontak: Herry Soetrisno 813 2007 3908

5. Tim medis dari Universitas Advent Indonesia berkekuatan 6 orang dan
relawan FK KBPA-BR masih standby di Bandung untuk menggantikan
(rolling) tim yang berada di lapangan. Kendala yang dihadapi adlaah
kesulitan akses keberangkatan. Menurut informasi keberangkatan via
Halim sudah ditutup per Sabtu (17/10). Bagi rekan-rekan yang
mengetahui akses keberangkatan atau pihak yang dapat memfasilitasi
keberangkatan tim relawan medis dapat menghubungi tim.
Kontak Eko Koordinator medis UNAI: 812 2011 42499, Deny Dansatgas FK
KBPA-BR 819 1113 6501

Rekan-rekan relawan Jawa Barat yang terpantau masih bertugas di
Sumatera Barat sampai hari ini mencapai 37 orang.

*bila ada rekan-rekan lain yang mengetahui posisi, perkembangan
kegiatan yang dilakukan, titik akses dan sekiranya bermanfaat untuk
diketahui bersama, dapat menginformasikan melalui milis ini atau
melalui email ke jabarpeduli@gmail.com



18 Oktober 2009

[JBP] Kogami: The Latest Location that needs assistant for food and logistic Minggu, 18 Oktober, 2009

Kogami: The Latest Lokasi yang perlu asisten untuk makanan dan logistik
18 Oktober 2009 13:55 WIB | Redaksi

The Latest Lokasi yang perlu asisten untuk makanan dan logistik:

1. GANTING Korong, Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung.
100% bangunan rusak, 202 rumah tangga membutuhkan bantuan logistik.

2. Dusun Paladangan, Korong Batang Pariaman, Nagari Gunuang Padang
Alai, Kecamatan V Koto Timur, Pariaman. Kebutuhan rumah tangga 200 logistik
membantu. Wali Korong: cp: Agusmawi Hasan (+6281363852132).

3. Korong Kampuang Pauh Bukik Kuduang Bukik Caliak, Pariaman. 279
rumah roboh, 2 orang terluka parah. Perlu bantuan logistik, 10
gensets, 20 tenda. Cp: Iqbal: 085263292950.

4. Dadok Tunggul Hitam, Padang Tabing di RW 07, masih membutuhkan sedikitnya 10 tenda makanan dan hanya menerima bantuan dari Bakrie Peduli dan sekarang sedang assest oleh Shelter Box (Para Pemimpin dari RW 07: 085835353559)

-RT 01: 124 kerusakan rumah

-RT 02: 13 parah kerusakan rumah-rumah, 54 sedikit kerusakan rumah-rumah, 309
orang membutuhkan logistik

- RT 03: 79 parah kerusakan rumah

- RT 04: 71 parah kerusakan rumah

- RT 05: 44 kerusakan rumah

5. Korong Aia Cama, Kampung Dalam Padang Pariaman. Kebanyakan IDP
sudah kembali ke rumah mereka, dengan hampir 90% rumah rusak parah,
dan 6 kematian. Membutuhkan air bersih, logistik dan pemulihan anak-anak. Kontak Person: 085263230666.

- Jorong Kajai: 95 rumah rusak berat, dan 388 IDP

-Jorong Bayur: 181 rumah rusak berat dan 733 IDP

- Jorong Sungai Jilatang: 174 rumah rusak berat dan 670 IDP

- Jorong Campago: 187 rumah rusak berat dan 759 IDP

6. Ilalang Jorong Gadang, Korong Rimbo Kalam, Padang Andurang Nagari
Pariaman.IDP 250 orang. Contact Person 081374174021

7. Korong Koto Rajo, Nagari Sumur, Kecamatan Nan Sabaris, Padang
Pariaman, 44 kebutuhan rumah tangga kebersihan, tenda dan selimut. Kontak
: Asmiarti 085274845385

8. Lam Kanagarian Panjang, Kec. Sungai Limau Kab. Padang Pariaman, yang
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

9. Kanagarian Padang Olo, Kec. Sungai Limau Kab. Padang Pariaman, yang
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

10. Kanagarian Batu Mengaum, Kec. Sungai Limau Kab. Padang Pariaman,
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

11. Kanagarian Kapau, Kec Sungai Geringging Kab. Padang Pariaman, yang
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

12. Kanagarian Kapalo Koto, Kec. Nan Sabaris Kab. Padang Pariaman, yang
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

13. Kanagarian Lubuk Pandan, Kec. Enam Lingkung Kab. PDG Pariaman, yang
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

14. Kanagarian Sicincin, Kec Enam Lingkung Kab. PDG Pariaman, yang
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

15. Kanagarian Kampung Guci, Kec. Enam Lingkung Kab. Padang
Pariaman, rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

16. Cumanak, Tigo Kanagarian Gunung Tandikek, Padang Pariaman, yang
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

17. Pulau Koto, Tigo Kanagarian Gunung Tandikek, Padang Pariaman, yang
rumah di daerah ini kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

18. Lubuk Laweh, Kanagarian Gunung Tigo Tandikek, rumah dalam
area kerusakan, kebutuhan tenda dan logistik.

Mulai dari Lam Kanagarian Lubuk Laweh Panjang sampai kontak
orang Isnaini: 081267225130

19. Kecamatan VII Koto, Simpang Ampek, Sungai Sarik Kabupaten Padang Pariaman, 420 house kebutuhan tenda, selimut dan logistik. Contoct Person
: 081266165270

20. Koto Rajo Sunur, Nan Baris, Padang Pariaman, 40 rumah tangga, kebutuhan
logistik, tenda dan alat-alat kebersihan. Contact person Asmiarti: 085274845385

21. Korong Pasia Laweh, Lubuk Alung, kerusakan rumah 1239, kebutuhan
logistik, tenda, air bersih, dan makanan bayi. Sudah menerima tenda
dari Charitas, tapi theres tidak ada informasi tentang jumlah pasti
thats tenda telah diterima oleh masyarakat.Contact person: Firdaus Rahman: 081374276001.

- Jorong Sakayan: 1154 orang

- Jorong Pondok: 1134 orang

- Jorong Kampung Kalawi: 1154 orang

- Jorong Padang Rilai: 1153 orang

- Jorong Padang Gelapung: 1154 orang

22. Koto Tangah, Sungai Bangek, Lubuk Buaya Padang, Contact person: 081363013035

23. Korong Batang Tapakis, Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh
Gadang, dekat Koramil Lubuk Alung. Contact person person: Erdanelly:
085263007472

24. Korong Sirek Buruah, Bagari Kapalo Koto, Padang Pariaman, 85
kebutuhan rumah tangga air bersih. Contact person: Sri Fadila:
081374743838

25. Nagari Sikujur Kecamatan V Koto Dalam, kebutuhan dokter dan obat-obatan,
contact person: Rinaldi: 081374744670

26. Jorong Lubuk Anau, Nagari Kinali, Pasaman Barat, kebutuhan medis
mendukung. Contact person Zulkifli di Kapar Ujang: 081266129576

27. Korong Ringan-ringan, Nagari Pakandangan, Padang Pariaman, kebutuhan
tenda. Contact person: Indra Fazil: 081363802591

28. Dusun Pintu Rimbo, Nagari Bawan, Nagari IV Kel Lubuk Basung. Tidak
belum menerima membantu, kebutuhan obat-obatan. Contact person: Inyak Datuak
Agam: 081374172455

29. Toboh Tangah, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, kebutuhan beras untuk 50
rumah tangga. Contact person: 08197549226

30. Nagari Bijai, Kabupaten Pasaman Barat, 120 rumah tangga kebutuhan makanan, tenda, dan peralatan tukang kayu. Jalan tidak dapat diakses oleh mobil. Contact person: Prasetyo: 081363343439

31. Desa SEKAYAN, sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Koto
Tangah, Padang, belum menerima bantuan apa pun. Contact person: Jon Nedi
Kambang: 08126703499

32. Daerah Sitalang, Lubuk Basung, Agam, kebutuhan beras, contact person
Abrar: 085274767051

33. Daerah Batu Kambing, Lubuk Basung, Agam, kebutuhan tenda, hubungi
orang Edida Mardalena: 081973513244. Sekarang assest oleh Shelter Box

34. Universitas Negri Padang, Fakultas Bahasa Dan Sastra, kebutuhan 12
tenda untuk mahasiswa. Contact person Rusdi (Dekan): 0.751-7.053.363

35. SDN 38 Kampung Baru, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang kebutuhan 2
tenda untuk ruang belajar. Contact person Head Master: Kasniwarti:
081266490953

36. SDN 24 Jati Gaung, Kelurahan Jati Kota Padang, memerlukan 3 tenda untuk
ruang belajar. Head Master contact person: 081363111587

Jika Anda menggunakan data ini silahkan konfirmasi kepada kami untuk menghindari kerja tumpang tindih dengan orang lain yang migth menggunakan data ini juga.Misalkan anda perlu sukarelawan untuk distribusi bantuan atau juru bahasa untuk perjalanan Anda, Anda dapat langsung kontak atau datang ke kantor kami, dan menggunakan sukarelawan kami.

Data ini dikumpulkan oleh Kogami.
Dari:



17 Oktober 2009

Cerita 9 tahun Yang Lalu Jilid 2

Cerita 9 tahun Yang Lalu Jilid 2
Nama Pengamat : Petakala Grage Cirebon
Waktu : 7 s/d 22 Oktober 2000
Lokasi : - Muara Sungai Cisanggarung Losari Cirebon
- Nusa Kesem Ambulu Losari Cirebon

SPECIES :
1. Mycteria cinerea, Bangau Bluwok
2. Gallirallus striatus, Mandar-padi Sintar
3. Charadrius peronii, Cerek Malayu
4. Ardea novaeholladiae, Cangak Australia
5. Egretta sacra, Kuntul Karang
6. Egretta intermedia, Kuntul perak
7. Egretta alba, Kuntul putih besar
8. Numenius madagascariensis, Gajahan Timur
9. Ardeola speciosa, Blekok Sawah
10. Puffinus pacificus, Penggunting- laut Pasifik
11. Tringa ferruginea, Trinil betis hijau
12. Xenus cinereus, TRINIL TERIK
13. Acititis hypoleucos, Trinil pantai
14. Ixobrychus eurhytmus, Bambangan coklat
15. Ixobrychus sinesis, Bambangan kuning
16. Ardea sumantrana, Cangak laut
17. Ardea cinere, Cangak abu
18. Himantopus himantopus, Gagang bayam
19. Arenaria interpres, Pembalik batu
20. Phalacrocorax niger, Pecuk padi kecil
21. Phalacrocorax sulcirostris, Pecuk-padi Hitam
22. Numenius phalopus, Gajahan
23. Calidris subminuta, Kedidi jari panjang
24. Calidris ruficollis, Kedidi leher merah
25. Calidris tenurrostris besar
26. Cakidris ferruginea, Kedidi golgol
27. Limnodromus semipalmatus, Blekek asia
28. Gallinago stenura, Snip ekor lidi
29. Charadrius mongolus, Cerek mongol
30. Charadrius alexandrius, Cerek kalung patah
31. Charadrius leschenaultii, Cerek besar
32. Leptoptilos javanicus, Bangau tongtong

- Kondisi hutan mangrove hampir tertutup sampah
- Tambak mepet ke garis pantai
- Banyak tanah timbul
- Tanaman mangrove yang ditanam DPKT hanya tumbuh 5 %
- Terlihat ada Buaya muara, Kucing Mangrove, Biawak besar, Musang, Ular dll
- Tiap malam selalu ada penduduk 4-7 rombongan (@ 3-5 orang) memakai jaring khusus (panjang 40-150mtr) untuk menangkap burung.
- Burung yang tertangkap penduduk dari berbagai jenis, setiap malam mereka mendapatkan rata-rata 450 ekor per malam per rombongan, BAYANGKAN BERAPA DALAM SATU BULAN !!!!!! iiiihh....takuutttt t....



16 Oktober 2009

INVENTARISASI BURUNG AIR DIPANTAI UTARA " MENYAMBUT KEDATANGAN BURUNG MIGRAN"


Ini cerita 9 tahun yang lalu, dari tumpukan kertas-kertas dokumen yang hampir terbuang, semoga dapat bermanfaat bagi semua rekan-rekan dan para pengambil keputusan.
Inilah ceritanya .......

1. Sebanyak 22 jenis burung air di pantura Cirebon-Indramayu dari 184 jenis burung air yang ada di Indonesiayang bersala dari 22 Famili. Pada tanggal 14-24 September, 7-22 Oktober 2000 telah diinventarisir oleh Petakala Grage bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam(BKSDA) Jabar II tidak kurang 10 anggota dilibatkan, khusus di daerah Losari dibantu KPA TAPAK Losari.

2. Target sebenarnya adalah jenis burung air migran dari Utara seperti Siberia dan Mongolia. Dari selatan juga ada yang singgah seperti dari Australia. Pada bulan September s/d Maret, daerah-daerah di Indonesia terutama pantai utara Indramayu s/d Cirebon akan disinggahi ratusan ribu burung air migran yang sebagian besar berasal dari famili charadriidae dan scolopacidae. Kelompok burung ini tidak untuk berkembang biak , tetapi hanya memanfaatkan lahan basah kita sebagai tempat "isi bensin" selama musim migrasi mereka.

3. Burung air (waterbird/waterfow l) adalah burung yang hidup dan tinggal didaerah perairan basah/lahan basah, seperti daerah rawa, payau,hutan bakau, muara sungai danau, sawah, sungai, bendungan dan pantai. Kehadiran burung ini dapat dijadikan indikator penting dalam mengkaji mutu dan produktivitas suatui lingkungan lahan basah.

4. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh :
a./ Kurangnya minat instasi terkait, LSM, Kelompok Pecinta Alam Pelajar dan Mahasiswa disepanjang daerah pantura Indramayu-Cirebon terhadap burung air, habitat dan upaya perlindungannya.

b. /Terbatasnya informasi dan data dasar tentang burung air dan ekosistemnya sehingga menyulitkan para pemegang keputusan untuk melakukan langkah yang tepat dalam pengelolaan jenis burung ini dan habitatnya.

c./ Rusaknya habitat burung air di pantura Indramayu-Cirebon yang disebabkan oleh pengalihan fungsi hutan mangrove,berupa penebangan kaytu bakar, koversi lahan basah menjadi tambak dan pertanian. Luar biasa lahan basah di pantura Indramayu Cirebon telah hilang sekitar 85%, sementara yang tersisa terus mengalami kehancuran.

d./ Perburuan burung air terutama burung migran untuk konsumsi atau hewan peliharaan. Tidak kurang 200.000 burung air ditangkap mereka. Menurut hasil penelitian didaerah Indramayu pada tahun 1990 tercatat 90 ekor burung Wilwa (Myceteria cinerea) telah diburu dan dagingnya digoreng. Contoh lain adalah brung Terik (Glareola malavarum) yang diperkirakan ditangkap 45.000 ekor per tahun. Disepanjang pantura sangat mudah dijumpai daging goreng burung air migran seperti didaerah Bangkir, Juntinyuat, Karangampel, Mundu Cirebon, Pasar Gebang sampai Losari.

e. /Perlunya penunjukkan Kawasam Konservasi bagi burung air dan habitatnya didaerah :
1. Pantai Cantigi dan Pulau Biawak Indramayu
2.Muara Sungai Cimanis Astanajapura Cirebon
3.Muara Sungai Cisanggarung dan Nusa Kesem Taeawngsari Losari Cirebon

Hasil Inventarisasi :
1. Lokasi Mundu Astanajapura Cirebon 19-09-2000
- Mycteria cinerea, Bangau Bluwok
- Gallirallus striatus, Mandar-padi Sintar
- Charadrius peronii, Cerek Malayu
- Ardea novaeholladiae, Cangak Australia

2. Lokasi Muara Sungai Cimanuklama Tiris Sindang Indramayu 20-09-2000
- Egretta sacra, Kuntul Karang
- Ardea novaehollandiae, Cangak Australia
- Numenius madagascariensis, Gajahan Timur
- Ardeola speciosa Blekok Sawah
- Puffinus pacificus, Penggunting- laut Pasifik
- Tringa ferruginea, Trinil betis hijau
- Ixobrychus eurhytmus, Bambangan coklat

3. Lokasi Muara Kali Kesem Ambulu Losari Cirebon 21-09-2000
- Egretta sacra, Kuntul Karang
- Ardea novaehollandiae, Cangak Australia
- Ardeloa speciosa, Blekok sawah
- Phaethon rubricauda Buntut-sate Merah
- Phaethon lepturus Buntut-sate Putih
- Cakidris ferruginea, Kedidi golgol
- Arenaria interpres, Pembalik batu
- Phalacrocorax niger, Pecuk padi kecil

4. Lokasi Nusa Kesem Ambulu Losari Cirebon 22-09-2000
- Ixobrycus sinensis, Bambangan kuning
- Ardea sumantrana, Cangak laut
- Ardea cinerea, Cangak Abu
- Egretta alba, Kuntul putih besar
- Ardeola speciosa, Blekok Sawah
- Phalacrocorax sulcirostris, Pecuk-padi Hitam
- Himantopus himantopus, Gagang bayam
- Egretta intermedia, Kuntul perak

5.Lokasi Nusa Kesem Ambulu Losari Cirebon 23-09-2000
- Egretta intermedia, Kuntul perak
- Egretta alba, Kuntul putih besar
- Ardea novaehollandiae, Cangak Australia
- Ardea cinerea, Cangak abu
- Ardea sumantrana, Cangak laut
- Egretta intermedia, Kuntul perak
- Cakidris ferruginea, Kedidi golgol
- Arenaria interpres, Pembalik batu
- Phalacrocorax niger, Pecuk padi kecil
- Phalacrocorax sulcirostris, Pecuk-padi Hitam
- Numenius phalopus, Gajahan
- Ixobricus sinensis, Bambangan

Populasi Yang terhitung di Nusa Kesem Ambulu Losari 22-09-200 :
1. Ardeloa speciosa, Blekok sawah 982 sd 1600 ekor
2. Egretta intermedia, Kuntul perak 192 sd 300
3. Egretta alba, Kuntul putih besar 246 sd 468

Buku Panduan Yang Dipakai :
A field Guide To The Birds of Java and Bali, John MacKinnon, Gadjah Mada University Press, 1990

Pengamat :
1. Ir. Halasan Tulus,SEKSI KONSERVASI BKSDA JABAR II
2. Deddy Madjmoe,PETAKALA GRAGE CIREBON
3. Kuswadi, BKSDA
4. Agus Setya, BKSDA

Logistik:
1. Subsie BKSDA Cirebon
2. PETAKALA GRAGE CIREBON
2. KPA TAPAK Losari Cirebon

Semoga bermanfaat,

Salam,
Deddy kermit Madjmoe



13 Oktober 2009

TIM RELAWAN JAWA BARAT PULANG KAMPUNG

Tim relawan yang bertugas di Pariaman dan sebagian besar berasal dari kloter Jawa Barat rencananya akan kembali pulang melalui bandara Tabing
sore hari ini (12/10).

Relawan Jawa Barat yang terlibat dalam operasi tanggap darurat Gempa Sumatera Barat kali ini berasal dari berbagai pihak, baik bekerja atas nama pribadi maupun mewakili induk organisasi.
Diantaranya yang terdata adalah (berdasarkan alfabet, mohon maaf karena pasti ada pihak yang terlewat disebutkan):

1 Astacala STT Telkom
2 Atlas Medical Pioneer
3 Bandung Solidarity
4 Corps Mahawarman
5 Daya Mahasiswa Sunda (DAMAS)
6 FK KBPA-BR
7 endela Ide
8 I-BS/UIN SGD
9 MPA-G ITB
10 Lawalata IPB
11 LRCB
12 Mahitala Unpar
13 Palawa Unpad
14 Pangrango
15 PMI ERU-WATSAN
16 Pramuka
17 Rancana Unpad
18 RAPIDA Jabar
19 SAR Unpad
20 STIKES Dharma Husada
21 STV
22 UGD RS. Hasan Sadikin
23 Relawan Universitas Galuh
24 Relawan Universitas Advent Indonesia
25 Wanadri

Salut dan terima kasih atas dedikasi serta kerja keras rekan-rekan
semua. Hanya Allah SWT yang bisa membalasnya.



09 Oktober 2009

Korban Tewas Gempa Sumbar Capai 748 Orang

By Republika Newsroom
Kamis, 08 Oktober 2009 pukul 21:47:00

PADANG-- Jumlah korban tewas yang telah ditemukan akibat gempa 7,6 SR di Sumatra Barat (Sumbar) terus bertambah hingga Kamis pukul 20.00 Wib telah mencapai sebanyak 748 orang yang meninggal dunia.

Korban tewas terbanyak yang telah terdata di temukan Kota Padang mencapai 341 orang dan di Kabupaten Padang Pariaman 309 orang, demikian data Sarkorlat Penanggulangan Bencana Sumbar di Padang, Kamis malam. ant/kpo

Berikut rincian korban dan kerusakan yang telah terdata;

1. Korban tewas : 748 orang
2. Korban luka berat : 867 orang
3. Korban luka ringan : 1.374 orang
4. Warga hilang : 242 orang
5. Rumah rusak berat : 122.964 unit
6. Rumah rusak sedang : 58.457 unit
7. Rumah rusak ringan : 59.186 unit

Korban tewas yang telah terdata dengan rincian ;

1. Kota Padang : 309 korban tewas
2. Kabupaten Padang Pariaman : 341 korban tewas
3. Kota Pariaman : 37 korban tewas
4. Kabupaten Pesisir Selatan : 11 korban tewas
5. Kota Solok : 3 korban tewas
6. Kabupaten Agam : 32 korban tewas
7. Kabupaten Pasaman Barat : 3 korban tewas.

http://republika.co.id/berita/81161/Korban_Tewas_Gempa_Sumbar_Capai_748_Orang



Perubahan Iklim Sebabkan Gempa Tambah Dahsyat

By Republika Newsroom Kamis, 08 Oktober 2009 pukul 07:45:00

JAKARTA--Jauh dari gambaran lembut seperti dilukiskan mitologi-mitologi kuno, "Dewi Pertiwi" sesungguhnya gampang senewen dan meledak-ledak. Dia begitu peka sehingga sedikit saja cuaca dan iklim berubah, maka tercabiklah kerak bumi, dan keluarlah letusan vulkanik, gempa bumi dan longsor yang semuanya dahsyat.

Pernyataan itu bukan dari pendongeng, melainkan kesimpulan sejumlah ilmuwan yang pertengahan September 2009 berkumpul di London, Inggris, pada satu konferensi bertajuk "Climate Forcing of Geological and Geomorphological Hazards." Para ilmuwan itu menilai perubahan iklim bisa merusak keseimbangan planet Bumi, kemudian menghadiahi manusia dengan rangkaian bencana geologis.
Sudah lama diketahui bahwa antara iklim dan pergerakan kerak bumi saling berkaitan, namun baru kini ditegaskan bahwa betapa pekanya lapisan bumi terhadap udara, es dan air di atasnya."Anda tak perlu perubahan besar-besaran untuk memancing respons kerak bumi," kata Bill McGuire dari University College London (UCL), yang mengetuai konferensi ilmuwan itu, seperti ditulis New Scientist, edisi 23 September 2009.

Simon Dya dari Universitas Oxford, serta McGuire dan Serge Guillas dari UCL, memaparkan bukti bahwa bagaimana perubahan halus pada tingkat permukaan laut mempengaruhi kegempaan di Patahan Pasifik Timur, salah satu batas lempeng benua yang memekar paling cepat. Para ilmuwan memfokuskan perhatian pada lempeng mini Easter --lempeng tektonik yang menghampar di bawah samudera di lepas pantai Pulau Easter-- karena lempeng ini relatif terisolir dari sesar-sesar lain.

Fokus ini mempermudah upaya membedakan perubahan-perubahan dalam lempeng tektonik yang terjadi karena sistem iklim, dari yang tercipta akibat tumbukan. Sejak 1973, datangnya gelombang El Nino setiap sekian tahun berkorelasi dengan frekuensi gempa bawah laut berkekuatan magnitudo 4 dan 6.

Ilmuwan yakin, kemunculan El Nino dan terjadinya gempa bawah laut itu berkaitan. El Nino menaikkan permukaan air laut sampai puluhan centimeter. Ilmuwan juga yakin berat air ekstra bisa meningkatkan tekanan aliran fluida dalam pori-pori batuan dasar laut. Tekanan ini cukup menetralisir energi geseran yang menyangga batuan agar tetap di tempatnya, sehingga sesar-sesar menjadi mudah bergeser. "Perubahan pada tingkat permukaan laut terjadi pelan dan usikan kecil saja bisa berdampak luar biasa besar," kata Day.

Letusan Vulkanik

Perubahan kecil di samudera itu juga dapat mempengaruhi letusan vulkanik, sambung David Pyle dari Universitas Oxford. Setelah meneliti letusan-letusan vulkanik dalam 300 tahun terakhir, Pyle menilai karakter vulkanisme (aktivitas vulkanik) berbeda-beda, tergantung musim.

Menurut Pyle, letusan vulkanik di seluruh dunia 20 persen lebih sering terjadi di musim dingin (belahan bumi utara) ketimbang di musim panas.Itu karena tingkat permukaan air laut global turun perlahan selama musim dingin, dan berhubung daratan lebih banyak di belahan utara, maka air menjadi lebih banyak membeku menjadi es dan salju selama musim dingin (belahan selatan).

Sementara itu, kebanyakan gunung api teraktif di dunia hanya puluhan kilometer dari pantai. Ini menunjukkan, penyusutan bobot samudera di tepi benua yang terjadi secara musiman akibat menurunnya permukaan air laut, bisa memicu letusan vulkanik di seluruh dunia, ulas Pyle.

Pandangan bahwa beberapa gunung api meletus saat permukaan air laut turun, tak berarti bahwa naiknya permukaan laut akibat perubahan iklim, akan menekan aktivitas vulkanik.Di Alaska, Gunung Pavlof lebih sering meletus pada bulan-bulan di musim dingin, sementara penelitian awal Steve McNutt dari Observatorium Gunung Api menyimpulkan, naiknya permukaan laut 30 cm setiap musim dingin, terjadi karena rendahnya tekanan udara dan kuatnya gelombang badai.

Lokasi Gunung Api Pavlof berada menunjukkan, bobot tambahan di samudera terdekat bisa menekan magma ke permukaan.Di wilayah lain, berat esktra samudera saat tingkat permukaan laut naik, bisa melengkungkan kerak bumi dan mengurangi pemampatan sehingga magma menjadi lebih mudah mencapai permukaan di gunung-gunung api terdekat, kata McGuire.

Semua contoh itu agaknya saling bertentangan, namun intinya setiap perubahan permukaan laut bisa mengubah tekanan di tepi benua yang cukup untuk memicu letusan gunung berapi yang sudah siap meletus, kata McGuire. Perubahan kecil dalam curah hujan bisa juga memicu letusan vulkanik. Pada 2001, letusan besar di gunung api Soufriere Hills di Pulau Montserrat di Karibia terjadi karena tingginya curah hujan.

Curah hujan yang tinggi ini menggoyahkan kubah gunung api hingga cukup untuk memuntahkan magma dalam perut gunung api.Kini, hujan tropis tampaknya sudah umum dianggap bisa memicu letusan gunung api, sedangkan menurut model ilmiah iklim, banyak kawasan, termasuk daerah tropis, bertambah panas akibat perubahan iklim.

Adrian Matthews dari Universitas East Anglia dan para koleganya, meneliti respons menit ke menit gunung berapi Montserrat setelah dikenai lebih dari 200 "rangsangan" selama tiga tahun. Tim peneliti menemukan, respons itu terlihat dari meningkatnya aktivitas vulkanik selama dua hari.Hujan harian meningkatkan kemungkinan keroposnya kubah gunung api dari 1,5 sampai 16 persen sehingga tak perlu menunggu hujan besar. "Anda juga tak perlu badai (untuk menggerogoti kubah gunung)," kata Matthews.

Lapisan Es
Mungkin hambatan geologis terbesar selama perubahan iklim adalah dampak mencairnya lapisan es. Di samping risiko bahwa sedimen-sedimen goyah yang muncul karena es mencair bisa menyelinap masuk laut sebagai longsor pemicu tsunami, tanggalnya lapisan es juga bisa memicu letusan gunung api."Bahkan penciutan (lapisan es) puluhan centimeter saja sudah cukup menciptakan perubahan," kata Andrew Russell dari Universitas Newcastle.

Contohnya glasier Vatnajokull di Islandia yang berdiri di atas batas lempeng dan sejumlah gunung api yang kemungkinan sirna dua abad nanti. "Jika itu sirna, Anda mesti berjuang membunuh kengerian dari membesarnya beban (samudera) yang akan meningkatkan aktivitas vulkanik," kata Russell.

Di awal zaman es terakhir, aktivitas vulkanik di Islandia utara meningkat hingga 30 kali lebih besar dibandingkan sekarang. Dan jika nanti gunung-gunung api di belahan utara yang tertutup es itu meletus, maka hamburan letusan akan menebari dunia. Ilustrasinya terjadi pada 1783 saat Gunung Berapi Laki di Islandia memuntahkan debu belerang ke seluruh Eropa sehingga benua ini mengalami satu musim dingin maut yang membunuh ribuan orang.

Saat ini memang belum jelas berapa besar perubahan iklim akan mempengaruhi frekuensi dan intensitas gempa bumi serta letusan gunung api mengingat kepekaan Planet Bumi terhadap iklim baru teramati intens belakangan ini. Selain itu, belum cukup data untuk menciptakan model pemrakira cuaca yang mengaitkan kedua sistem. "Tapi yang pasti, aksi manusia semakin mudah memprovokasi Planet Bumi," kata McGuire. ant/kpo

http://republika.co.id/berita/80963/Perubahan_Iklim_Sebabkan_Gempa_Tambah_Dahsyat

08 Oktober 2009

[Jawa Barat Peduli] IOF Peduli Utk Sumatra - Masih Akan Bertahan Hingga 23 Hari Ke Depan

Dear all,

Tidak terasa sudah seminggu terlewati pasca gempa bumi yang menghantam wilayah Sumatra Barat dan Jambi.

Satgas IOF Peduli yang beranggotakan para off-roader telah bertugas sejak hari kejadian hingga kini, dan hingga beberapa minggu ke depan. Sungguh suatu kepedulian tanpa pamrih demi menolong saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

Apa yang dilakukan Satgas IOF Peduli?

Tugas utama satuan tugas ini adalah memastikan bahwa jalur-jalur transportasi darat di wilayah gempa, khususnya ke daerah-daerah yang terisolir, menjadi terbuka dan dapat dilalui berbagai kendaraan sehingga tenaga penyelamat, tim medis, logistik makanan minuman, tim pembuat pengungsian, shelter, dan lainnya dapat mencapai wilayah terisolir tersebut dengan mudah.

Untuk menjalankan tugas ini, para off-roader kita menggunakan kendaraan serta peralatan off-road yang dimiliki untuk merintis jalur-jalur yang memungkinkan untuk ditembus. Bukan suatu kegiatan yang mudah, namun membutuhkan keahlian, peralatan, biaya, dan yang tak kalah penting adalah DEDIKASI dan INTEGRITAS terhadap tugas kemanusiaan yang mulia ini.

Peranan para off-roader di medan bencana sudah teruji. Berbagai publikasi pun memuat kiprah para off-roader kita. Berbagai instansi dan lembaga bekerjasama dengan para off-roader untuk saling memperkuat kemampuan untuk menolong sesama. No questions asked. Salut adalah sebuah kata yang tepat untuk kita sampaikan kepada para off-roader yang tanpa lelah, tanpa pamrih, rela untuk menyisihkan waktu, kemampuan, peralatan yang dimiliki, meninggalkan keluarga selama berhari-hari, hanya untuk sebuah tugas mulia, membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.

Saat ini Satgas IOF Peduli sedang bertugas di wilayah Sumatra Barat dan Jambi yang menjadi wilayah bencana. Akses pun terbuka, bantuan mulai mengalir kepada para korban. Sungguh suatu situasi yang menghibur di tengah duka. Jerih payah tim kami tidak sia-sia dan semoga bermanfaat bagi negeri dan bangsa tercinta ini.

Terimakasih kami ucapkan kepada para simpatisan, donatur serta berbagai komunitas yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil kepada tim kami. Bersama-sama kita tembus belantara, kita seberangi sungai, kita panjat tebing dan seberangi lembah, agar saudara-saudara di balik sana tertolong, terselamatkan. Tanpa dukungan anda semua, usaha ini akan sangat berat untuk kami lakukan. Sertai kami dengan doa anda semua, semoga apa yang kita lakukan akan mencapai tujuan dan memperoleh imbalan berkah dan rahmat dari Yang Maha Kuasa.

Satuan Tugas IOF Peduli masih akan terus melanjutkan operasi di Sumatra hingga akhir bulan Oktober 2009 sebagai Operasi Tahap I dengan fokus kepada kegiatan rintis jalur dan rescue.

Tuhan, berikanlah kami kekuatan untuk menyelesaikan tugas ini, amin.

Salam Off-Road!
Ronny
Koordinator Operasi
Satgas IOF Peduli Untuk Sumatra
a.n. seluruh tim yang bertugas dan off-roader se-Indonesia

03 Oktober 2009

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #4

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #4

tanngal publikasi 03 Oktober 2009 pukul 10.19 WIB
.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Kerusakan dan Kehilangan -
1. Sampai dengan pukul 02/10 12.00 WIB, jumlah korban meninggal akibat
gempa menurut laporan dari Satkorlak PB Prov. Sumbar sebanyak 448 orang,
dengan rincian 197 orang di Kota Padang, 49 orang di Kota Pariaman, 7 orang
di Kota Bukittinggi, 184 orang di Kab. Padang Pariaman, 7 orang di Kab.
Pesisir Selatan dan 4 orang di Kota Solok. Selain itu sebanyak 241 orang
mengalami luka berat dan 2.095 orang lainnya luka ringan.
Dilaporkan pula, rumah penduduk yang mengalami rusak berat sebanyak 12.245
unit, rusak sedang 3.046 orang dan 5.468 rusak rusak ringan. Kerusakan
tersebar di 8 Kabupaten/Kota, yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, Kota
Bukittinggi, Kab Padang Pariaman, Kab Pesisir Selatan, Kota Solok, Kota
Padang Panjang dan kab Pasaman Barat (BNPB 02/10 1454).

2. Korban tewas gempa Sumatera Barat hingga pukul 24.00 WIB, Sabtu (3/10),
mencapai 471 orang dengan korban luka 2818 orang. "Sebagian besar korban
luka mengalami patah tulang," kata Rustam Pakaya, Kepala Pusat
Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (tempointeraktif 08.21)

3. Di Kabupaten Agam, ditemukan 18 orang korban tewas dan sekira 1.600
masih dalam upaya pencarian. Korban yang cukup banyak berada di kecamatan
Malalak akibat tertimbun longsoran bukit. Sekitar 5.000 rumah rusak berat
hingga sedang dan setidaknya 400 orang mengungsi ke tempat penampungan dan
ke rumah kerabat dekat mereka.
Kecamatan yang dilanda gempa di Agam adalah Kec. Malalak, Tanjung Raya,
Lubuk Basung, Ampek Nagari dan Kec. Tanjung Mutiara.
Desa Jorong Galapung, Batu Nanggai, Muko Jalan, Nagari Tanjung Sani,
Kecamatan Tanjung Raya, hingga Jumat masih terisolasi.
Warga Agam saat ini kesulitan BBM. Di pengecer harga bensin mencapai Rp. 20
ribu/liter dan stok terbatas.

4. Di Kampung Jamba, Kecamatan Ulakan Tapakin, Kabupaten Pariaman belum ada
bantuan sama sekali. Padahal, rumah-rumah roboh dan banyak korban yang
timbul. Di Kampung Toboh Olo, Kecamatan Ulakan Tapakin, juga belum ada
bantuan sama sekali. Tercatat 130 rumah roboh dan warga kehilangan tempat
tinggal. Antrian panjang di pompa bensin Solok, Padang Pariaman. Harga
bensin melejit hingga menembus Rp30,000 per liternya. Kontak di Kecamatan
Ulakan Tapakin adalah Bapak Hendri, seorang Korong atau Kepala Kampung di
Toboh Olo. (mediacenter 00.04)

5. 512 rumah porak poranda di Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.
Di Lolo terdapat 32 buah rumah rusak total, 74 rusak berat dan 62 rusak
ringan. Desa Lempur Mudik, Lempur Hilir, Lempur Tengah, Dusun Baru Lempur,
Desa Talang Kemuning, Tanjung Sam serta Desa Sungai Hangat di Kecamatan
Gunung Raya merepukan daerah yang mengalami dampak (mediacenter 02/10 22.24).

6. Korban gempa di Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, Kabupaten
Padang Pariaman, Sumatra Barat, yang rumahnya rata dengan tanah hingga kini
belum mendapat bantuan, terutama tenda dan makanan. Di desa itu, 80 persen
rumah warga ambruk, mulai dari Pasar Kurai Taji, Kampung Apar, Palak Aneh,
Kampung Sikumbang hingga Tebing Runtuh (tvone 08.22).

7. 650 narapidana pria dan wanita termasuk petugas LP yang ada di LP Muara
Padang, Sumatra Barat selamat, namun sangat membutuhkan bantuan logistik
berupa bahan makanan dan air bersih (tvone 6.12).

8. Data dari lima kecamatan di Jambi, sedikitnya 465 rumah penduduk rusak
berat, 984 rusak ringan, 59 rusak total atau ambruk. Gempa juga merusak
bangunan masjid, sebanyak 14 masjid rusak berat. Sarana umum yaitu, dua
gedung pemuda, rumah adat ambruk, dan satu puskesmas di Kecamatan Gunung
Raya juga ambruk. Data Dinas Pendidikan di Kecamatan Gunung Raya, 38
sekolah mengalami kerusakan. Rinciannya, 8 bangunan SD rusak berat, 2
bangunan SMP rusak berat, 1 banguan juga rusak berat. Sedangkan, 28 gedung
sekolah lainnya mengalami kerusakan ringan. Diberitakan pula warga
membutuhkan bantuan psikososial karena ada gejala traumatis. (vivanews 03.23).

9. Berdasarkan pengamatan tim PMI dari udara, di Desa Bukit Pinang, Kampung
Pauh ada 50 KK yang kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka rusak
berat. Sebagian dari mereka tinggal di mushola dan mendirikan tenda-tenda
dari plastik buatan sendiri (detiknews 04.10).

- Akses dan Transportasi -
1. Jalan yang menghubungkan Kabupaten Agam-Padang Pariaman banyak yang
terbelah. Badan jalan di sebagian tempat di titik-titik tertentu terbelah
dua dengan lebar lebih dari 15 cm dengan panjang hampir 50 meter. Hal ini
tentu saja menjadi penghalang penyaluran bantuan bagi korban gempa.
Rusaknya badan jalan terjadi di beberapa titik sampai menuju Kota Pariaman
ini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untukmeminta sumbangan. Mulai
dari perbatasan antara Agam-Pariaman, sedikitnya ada 20 titik peminta
sumbangan. Kondisi ini membuat macet lalu-lintas hingga 2 kilometer
(wawasandigital 2/10).

2. Jalur kereta api di Kota Padang masih belum dapat difungsikan (suryalive).

3. Beberapa titik akses dan kondisi jalur:
- Dari Jambi dan Muara Bungo. Melalui Koto Baro via Solok, Lubuk
Selasih, Sitinjau Lauik - Padang.
- Pekanbaru ke Payakumbuh, Batu Sangkar, Solok, Lubuk Selasih, Sitinjau
Lauik - Padang.
- Jalur darat dari Bengkulu ke Padang terputus di Bengkulu Utara.
- Jalur Solok kondisi jalan tinggal setengah jalan (satu jalur)
- Sedangkan jalan Padang Panjang - Padang terputus (diperkirakan
perbaikan dibutuhkan waktu 3 hari). (Sampoerna Rescue melalui mediacenter
02.36)

4. Transportasi untuk pengangkutan barang bantuan dan logistik yang
disediakan oleh beberapa pihak, diantaranya adalah:
- PT. Pelni, Tanjung Priuk. Untuk orang, logistik dan kendaraan dengan
kapal Penumpang dan RORO. Kontak Sekretariat Humas PT Pelni (021–6301249)
- Mandala Airlines menyediakan bantuan angkutan cargo max 2 ton per
hari. Sdri Trisia Megawati 0811190166, Sdr Arie Andrianto 0811818737. POO:
Cengkareng.
- Cardig Air menyediakan space untuk barang bantuan dan logistik. Sdr
Devi Munthe. 08161961550. POO: Cengkareng.
- RPX menyediakan bantuan satu unit pesawat cargo kapasitas 14,5 ton
dari Jakarta ke Padang berangkat Sabtu tgl 3 Okt 2009. Kontak +62816742259.
POO: Cengkareng
- Garuda menyediakan cargo gratis ke Padang. POO: Cengkareng. Kontak
Humas Garuda.

5. Arus lalu lintas dari Bukit Tinggi menuju Padang macet. Di Lembah Anai
di Pemkot Padang Panjang terjadi antrean panjang kendaraan minimal 20 km
dari arah yang berlawanan. Lama perjalanan normal 2 jam, pada kondisi macet
menjadi 7 sampai 8 jam (detiknews 01.32)

- Telekomunikasi, Air, Listrik dan BBM -
1. Sejak Jumat malam pukul 23:00 WIB sebanyak delapan trafo distribusi yang
memasok listrik ke Kota Pariaman dapat dinyalakan. Aliran listrik di Kota
Padang dan Pariaman yang merupakan daerah terparah kena dampak gempa sudah
menyala sebagian. Dilaporkan 2 gardu induk listrik hancur, puluhan tiang
listrik tumbang dan kabel-kabel jaringan terputus. Gardu induk yang rusak
adalah yang mendistribusikan listrik dari pembangkit-pembangkit dari Lubuk
Alung (PLTA Singkarak), Simpang Haru (PLTD) dan Pauh Lima (PLTG), karena
itu PT PLN mengalami kerugian mencapai Rp170 miliar. 184 petugas sudah
dikerahkan oleh PLN untuk memulihkan jaringan listrik (antaranews 08.29)

2. Air di kota Padang belum mengalir. Dukungan air bersih sangat diperlukan.

3. Akses Internet gratis tersedia di Posko Bandar Udara Halim Perdanakusuma
sejak Jum'at 02/10 (airputih mediacenter 00.32).

4. Akses Internet gratis tersedia di halaman dan tenda di sekitar Kantor
Gubernur Sumatera Barat (airputih mediacenter 00.25)

5. Akses BBM melalui SPBU di Kota Padang masih belum pulih. BBM langka.

6. Akses telekomunikasi dari beberapa provider dilaporkan mulai pulih,
namun beban masih tinggi dan karenanya masih sering terjadi kongesti.

- Respon Pemerintah RI -
1. Pemprop Jambi mengirimkan 18 unit alat berat ke Sumatera Barat dan
Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi untuk membantu penanganan longsor. Satu
unit shouel loader dan satu unit escavator untuk Propinsi Sumbar. Ke
Kabupten Kerinci Pemprop Jambi mengirimkan escavator, greder, shouel loader
masing-masing dua unit serta 10 unit dump truk. Alat berat untuk Kabupaten
Kerinci diperuntukkan membuka jalur atau akses satu-satunya menuju
Kabupaten Merangin. (elshinta 8.10)

2. BNPB Tidak Membuka Posko Pendaftaran Relawan Gempa Sumbar. Menanggapi
berita yang dilansir oleh Okezone.com tentang "BNPB buka Posko Pendaftaran
Relawan Gempa", pada hari Kamis, pukul 17.18 WIB, diklarifkasikan bahwa
berita tersebut tidak benar. BNPB tidak membuka Pendaftaran Relawan untuk
penanganan Gempa di Sumatera (BNPB 10.46).

- Respon Relawan Nasional -
1. PMI Pusat mendirikan rumah sakit lapangan di Padang dan Pariaman serta
unit Restoring Family Link (RSL) untuk membantu memulihkan hubungan
keluarga yang terpisah. Selain itu tim MAT (Medical Action Team) PMI dengan
kekuatan 32 orang sudah beroperasi sejak hari pertama (tempointeraktif 02/10)

2. Posko darurat Sampoerna Rescue di Kelurahan Koto Panjang, Ikur Koto.
Tepatnya di By pass KM 16. Posko beroperasi sekaligus sebagai posko
pengungsi, darurat dan layanan medis. Tersedia 2 dokter untuk melayani
bantuan medis. Tim Sampoerna Rescue yang menempuh jalan darat diperkirakan
memasuki Padang pada Sabtu (03/10).
Tim Darat Sampoerna Rescue membawa 20 relawan, 2 ambulans 4 WD, 1 truk
logistik, 1 mobil penjernih air, 1 mobil dapur umum dan 2 mobil jelajah.
Kontak Tim Sampoerna Rescue, Kukuh Dwi Kristianto, 08330388836.

3. Tim ERU (Emergency Response Unit) Watsan PMI berkekuatan 6 kendaraan dan
6 unit Water Treatment Plant (WTP) akan berangkat dari Bandung ke Padang
melalui Tanjung Priuk menggunakan KRI. Kontak ERU Watsan PMI: Ezra 0812 200
4959, Herry Soetrisno 0813 200 73809

4. Tim dari berbagai instansi termasuk relawan dari Corps Mahawarman akan
berangkat menuju Minangkabau pukul 10.00 dari Bandar Udara Husein
Sastranegara, Bandung. Kontak Dansatgas Corps Mahawarman, Bpk. Taufik 022
7694 6800

5. Tim dari IOF Riau saat ini sudah berada di ds. Kapalo Kato, Pariaman.
Tim akan menyisir daerah terisolir ke Mudik Balai. Tim selanjutnya akan
menuju menuju Tandikek, Kabupaten Pariaman bergabung dengan tim IOF
Bukittinggi. Dilaporkan pula bahwa IOF Sumut berangkat malam ini menuju
Sumbar, dgn 9 unit kendaraan. Kontak IOF Sumut: Edy Rangkuti Hp 0811610077,
Tel Sat 086811038345. Kontak IOF Riau Bp. Agus Purnomo
+62812 7527 100, 0761 707 5300. Kontak IOF Pusat: Ronny, +62815 920 7278,
+62813 8373 2728

- Respon Internasional -
(sumber: reuters)
1. Tim UN-DAC telah berada di lapangan dan berkoordinasi dengan SAR
Internasional.

2. Enam personil dari Dinas Pemadam Kebakaran Inggris dan empat dari
Skotlandia berangkat tadi malam dari inggris dengan membawa sensor panas
dan suara yang bisa mendeteksi keberadaan mahluk hidup yang tersembunyi di
balik puing bangunan. Mereka adalah bagian dari International Rescue Corps
yang yang sudah berpengalaman di Aceh sejak 2001. Selain kedua negara itu,
Singapura, Jepang Turki, Hungaria, Swiss, dan Jerman juga mengirim tenaga
ke Padang (tempointeraktif 02/10 16.08).

3. Pemerintah Hungaria dan Baptist Aid mengirimkan bantuan kemanusian. Tim
dipimpin Mayor Peter Jackovics dengan 19 tenaga medis dan tenaga search and
rescue. Mereka dilengkapi peralatan SAR terkini dan enam anjing pelacak
yang dilatih khusus menggunakan pesawat (metrotvnews 02.05).

4. Telecoms san Frontieres atau tim telekomunikasi tanpa batas sudah berada
di Kota Padang untuk membantu permasalahan teknologi informasi dalam
keadaan darurat (mediacenter 04.21).

5. Departemen Keadaan Darurat Federasi Rusia mempersiapkan dua pesawat
terbang yang dilengkapi tim dokter, psikolog, regu penolong, anjing pelacak
dan peralatan lainnya. Begitu surat izin atau clearance didapat, maka kedua
pesawat itu akan segera diterbangkan (tvone 9.08)

- Kontak dan Jalur Komunikasi Penting Lain -
1. Jalur komunikasi RPU RAPI Bandung - Sumatera Barat di frekuensi VHF
input 142.025 MHz output 143.575 Mhz
2. Jalur Komunikasi VHF 145.000 untuk koordinasi di Kota Padang.
3. Jalur komunikasi radio panggil di frekuensi HF 7.065 MHz
4. Hotline Gempa Sumatera Barat 0751 9824971 s/d 9824980, FREE CALL di
Padang
5. SAR PADANG 0751-484533
6. TNI PADANG 0751-28718
7. KOGAMI (Komunitas Siaga Tsunami, Padang) 0751-7860280
8. SATKORLAK PADANG 0751-812550
9. Posko Wanadri, Halaman samping kantor Walikota Pariaman. Jl. Imam bonjol
44 Cimparuh, Pariaman. Soma Suparsa - 0813 2156 4375, Ahmad Ifran - 0813
6732 4830
10. LO di Posko Hanggar Bandara Internasional Minangkabau
Andreas (Wanadri) - 0818 982 574
11. Dr. Jack (Yayasan Ibu) di Padang - Pariaman 0819 1046 6333
12. Posko penanggulangan Bencana Masyarakat sipil. Jl. Tegal parang utara
No.14 Jakarta Selatan. Tlpn. 021-7941672. Akun bank: No Rekening Mandiri
0700004009002, Atas nama Yayasan WALHI, Swift Code: BEIIIDJA. Kontak
koordinator Ali Akbar (WALHI) Hp :0811735962, (boengbklu@gmail.com).
- Posko Sumatera Utara. Jl. Sei Serapuh No.20, Kel.Medan Baru Medan –
Sumatera Utara 20154, Syahrul Isman. 0813-86672188, t/f : 061-4579002
e-mail: sagala_is@yahoo.co.id.
- Posko Sumatera barat. Jl. Beringin III No. 9 Padang – Sumatera Barat
Khalid Saifullah, 081363482946, t/f : 0751-7054673, 7050883, e-mail:
ipul_padang@yahoo.com.
- Posko jambi. Jl. T. Sulaiman Lorong Setiabudi No. 41 Rt 27/09 Kel.
Tambak Sari - Jambi. Arief Munandar, 0812-74375845, t/f :0741 26672 /
0741-25304, e-mail: arifwalhi@gmail.com.
- Posko Riau. Jln. Arjuna no.22 , Labuh Baru Pekanbaru. Hariansyah
Usman/ Kaka, 0761-62169, 0812-76699967, e-mail: tikoe@yahoo.com
- Posko Bengkulu. Jl. Hibrida 2 No.15 RT.08/02 Kel. Sidomulyo, Gading
Cempaka Kota Bengkulu. Zenzi Suhadi, 0813-77600607, T/F :0736- 345656,
e-mail: zenzi_anggrekbkl@yahoo.co.id.

- Informasi Lain -
1. Relawan yang akan masuk ke kota Padang diharapkan mempersiapkan diri
sebaik-baiknya. Usahakan terlebih dahulu melakukan vaksinasi ATS
(tetanus). Dan sehubungan dengan kondisi basah di lokasi diperkirakan
akan lebih mempercepat proses pembusukan mayat yang masih terperangkap
di dalam reruntuhan. Untuk itu sanitasi di lapangan maupun di
pengungsian harus sangat diperhatikan.

02 Oktober 2009

gempa sumatera barat

MEMBANGUN KEBERSAMAAN DALAM MELAKUKAN PENANGANAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA BARAT DAN JAMBI

1 Oktober 2009

Rabu, pukul 17.16 WIB gempa bumi berkekuatan sebesar 7,9 SR dengan titik lokasi 0.84 LS - 99.65 BT. Kedalaman 71 Km, Lokasi 57 Km Barat Daya Pariaman-Sumatera barat . akibat dari gempa bumi yang terjadi ini menyebabkan ratusan orang meninggal dunia dan ribuan rumah hancur total. Selain itu fasilitas umum seperti supermartket, hotel, dan rumah peribatan serta Rumah sakit juga mengalami kehancuran. Pukul 8 pagi kamis gempa terjadi terjadi di Jambi dengan berkekuatan 7,0 SR, berlokasi di 2,44 LS dan 101,59 BT, 46 km tenggara Kota Sungaipenuh dengan kedalaman 10 km. Walaupun gempa ini tidak menyebabkan adanya korban jiwa, namun menyebabkan kehancuran rumah dan fasilitas umum di kabupaten kerinci, Merangin dan Bungo Propinsi Jambi.

Gempa yang terjadi di Kerinci itu bukan gempa susulan yang terjadi di Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (30/9) pada pukul 17.16 WIB berkekuatan 7,6 SR, berjarak 57 km barat daya Pariaman dengan kedalaman 71 km.

Menjawab tingginya dampak kerusakan dan korban jiwa akibat dari Gempa yang terjadi di Sumatra dan di dorong atas inisiatif bersama untuk melaksanakan penganggulangan, maka masyarakat sipil memandang perlu untuk menyusun agenda dalam rangka penganangan dampak dari gempa yang terjadi.

Dalam perkembangannya, untuk merespon bencana yang terjadi, beberapa lembaga telah melaksanakan kegiatan dalam rangka membantu masyarakat untuk terlepas dari ancaman bencana ke tingkat yang lebih parah. Koalisi pembaruan agraria telah melakukan konsolidasi dengan KPA di empat propinsi (jambi, sumut, bengkulu dan Riau), Greenpeace telah melakukan suport terhadap terhadap Riau. WALHI telah melakukan konsolidasi dengan semua Eksekutif daerah untuk melakukan penggalangan, serta menginisiasi terbentuknya posko masyarakat sipil di jambi, bengkulu, Sumatera barat, sumatera Barat dan pekan baru. Selain itu ditingkat nasional, WALHI juga telah membentuk posko nasiona dan telah melakukan suport awal terhadap posko di tiap-tiap wilayah ini untuk melakukan kerja-kerja kerelawanan. Sementara lembaga lain telah melakukan komunikasi awal dengan jaringan baik ditingkat nasioanal, daerah dan international.

Guna mengintegrasikan semua pekerjaan yang sudah dilaksanakan, dalam rangka optimalisasi hasil kerja yang dilakukan, maka dipandang perlu untuk menyusun agenda secara bersama-sama dalam bentuk forum bersama. Hasil pertemuan ini sendiri berhasil merumuskan beberapa kesepakatan yang akan menjadi panduan dalam menjalankan agenda-agenda pembantuan terhadap korban gempa yang terjadi di dua propinsi tersebut. Hasil dari pertemuan tersebut adalah :

1. Telah di bentuk Posko bersama dengan nama: Posko penanggulangan Bencana Masyarakat sipil.

2. Gugus utama: melakukan penanganan pada massa tanggap darurat dengan kegiatan utama

a. melakukan Penggalangan relawan yang akan di berangkatkan untuk melakukan pertolongan terhadap korban bencana gempa di Sumatera barat dan Jambib. Melakukan penggalangan logistik dengan cara melakukan konsolidasi dengan lembaga dan perorangan yang mempunyai kemampuan dalam rangka distribusi logistikc. Melakukan pendataan secara cepat dengan melibatkan posko wilayah ( jambi, Bengkulu, Riau, Medan dan Sumatera barat yang sudah terbentuk.

d. Melakukan dokumentasi dan desiminasi informasi sebagai informasi publik dan basis argumentasi dalam melakukan pembantuan ditingkat lanjut

e. Melakukan penggalangan sumber dana yang akan mendukung aktivitas penanganan yang akan dilaksanakan.

3. Alamat: Jl. Tegal parang utara No.14 Jakarta Selatan. Tlpn. 021-7941672

4. Akun bank : No Rekening Mandiri 0700004009002, Atas nama Yayasan WALHI, Swift Code : BEIIIDJA

Untuk mengoperisonalkan hal tersebut, telah dibangun struktur sebagai berikut:

I. Tim Pengarah:

1. Berry Nahdian Forqan ( Walhi ), Hp; 08125110979. Email ; berry.nforqan@gmail.com

2. Fransiska Fitri (YAPPIKA), Hp;0818202815, Email ; ika@yappika.or.id

3. Usep Setiawan (KPA), Hp;0808613667, Email ; usepsetia@yahoo.com

NO

struktur

Pelaksana

Organisasi

kontak

1

Koordinator

Ali Akbar

WALHI

Hp :0811735962

Email: boengbklu@gmail.com

2

Koord Relawan

Rully

SPI

Hp 0815851380

Email :ruli@spi.or.id

3

Koord Pusat Informasi

Dadang Sudarja

SHI

HP: 08193122035

Email: uwa_dadang@yahoo.co.id

4

Koord Logistik dan distribusi

Ferdinand

WALHI

Hp 0856107423

Email: dinand2@gmail.com

5

Penggalangan dana

: Nurhidayati

Greenpeace

Hp 08129972642

Email: nur.hidayati@greenpeace.org

Guna mengoptimalkan kerja-kerja posko pengangan bencana masyarakat sipil, maka posko-posko yang sudah di bangun sebelumnya menjadi focal point. Posko yang sudah dibentuk dan sedang melaksanakan penanganan bencana adalah:

Posko Sumatera Utara:Kontak person: Syahrul Isman

Alamat: Jl. Sei Serapuh No.20, Kel.Medan Baru Medan – Sumatera Utara 20154

hp : 0813-86672188, t/f : 061-4579002 e-mail: sagala_is@yahoo.co.id

Posko Sumatera barat : Kontak: Khalid Saifullah

Alamat: Jl. Beringin III No. 9 Padang – Sumatera Barat

hp : 081363482946, t/f : 0751-7054673, 7050883, e-mail: ipul_padang@yahoo.com

Posko jambi:Kontak: Arief Munandar

Alamat: Jl. T. Sulaiman Lorong Setiabudi No. 41 Rt 27/09 Kel. Tambak Sari - Jambi

Hp : 0812-74375845, t/f :0741 26672 / 0741-25304, e-mail: arifwalhi@gmail.com

Posko Riau Kontak:Hariansyah Usman/ Kaka

Alamat: Jln. Arjuna no.22 , Labuh Baru Pekanbaru

Telp : 0761-62169, hp : 0812-76699967, e-mail: tikoe@yahoo.com

Posko Bengkulu Kontak: Zenzi Suhadi

Alamat: Jl. Hibrida 2 No.15 RT.08/02 Kel. Sidomulyo, Gading Cempaka Kota Bengkulu

hp : 0813-77600607, T/F :0736- 345656, e-mail: zenzi_anggrekbkl@yahoo.co.id

Greenpeace SEA-Indonesia
Racikan Obat Herbal
CAMPAKA KAROMAH Khusus Untuk Direbus/Godogan, Insyaallah Dapat Menyembuhkan Penyakit Yang Anda Derita.

Formulator : Deddy kermit madjmoe
Hotline: 081324300415
Jl. Buyut Roda Gg.Polos No.84 Ciledug Cirebon Jawa Barat 45188

Pasien TIDAK MAMPU dan KURANG MAMPU Jangan TAKUT Untuk Berobat Pada Kami....!!!! Kami Tetap akan melayaninya.