05 September 2009

GEMPA JAWA BARAT

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat
tanggal publikasi: 5 September 2009 02:42 wib

.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!.
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB


- Ringkasan Data Korban -

Sampai dengan pukul 15.00 hari Jum'at 4 September 2009, korban meninggal
akibat gempa bumi 7.3 SR di Jawa Barat berjumlah 64 orang, dengan rincian:
Kab. Cianjur (24), Kab. Garut (7), Kab. Sukabumi (3), Kab. Tasikmalaya (5),
Kota Tasikmalaya (5), Kab. Bandung (11), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor
(2), dan Kab. Ciamis (6). Di Kab. Cianjur, 37 orang masih dinyatakan hilang.
Sore ini telah terdata jumlah pengungsi di Kab. Sukabumi sebanyak 140
orang. Sehingga total pengungsi di Jawa Barat hingga pukul 15.00 wib
tercatat sebanyak 25.382 jiwa, dengan rincian: Kab. Cianjur (11.787),
Kab.Garut (8.195), Kota Tasikmalaya (3.387), Kab. Tasikmalaya (450), Kab.
Bogor (663), Kab. Ciamis (473) dan Kab. Kuningan (287), dan Kab. Sukabumi
(140). Sedangkan pengungsi di Kab. Cilacap Provinsi Jawa Tengah terdata
sebanyak 2.388 jiwa (BNPB 15:22).


- Situasi umum -

1. Berdasarkan SK 360/kep.1260-Hukham/2009 tentang Penetapan Tanggap
darurat Bencana, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memperpanjang masa
tanggap darurat untuk penanganan gempa di Jawa Barat menjadi H+14. Gubernur
telah menetapkan beberapa hal penting, antara lain; 1) Tanggap Darurat
Bencana ditetapkan selama 14 hari terhitung mulai tanggal ditetapkannya SK
tersebut yakni 3 September 2009. 2) Menyelenggarakan penanggulangan
bencana, 3) melakukan kajian dan identifiksi secara cepat dan akurat
berbagai kondisi dan korban bencana, 4) Melakukan penyelamatan dan evakuasi
korban, 5) Pemenuhan kebutuhan dasar, 6) Perlindungan terhadap kelompok
rentan, 7) Pemulihan segera sarana dan prasarana.
Adapun semua biaya yang muncul dibebankan pada APBN, APBD Propinsi, APBD
Kabupaten/Kota serta sumber lain yang tidak mengikat. Dan semuanya harus
dilaksanakan dengan rasa tanggungjawab dan mengikuti aturan
perundang-undangan yang berlaku," tegas Heryawan. Semuanya itu dilaksanakan
secara terpadu dalam bentuk kegiatan yang dilaksanakan Satkorlak sehingga
penanganannya dapat berlangsung secara fokus, tepat sasaran, efektif dan
mampu memulihkan kondisi lebih baik (pikiran rakyat 16:27).

2. Gubernur mengimbau agar para bupati dan walikota di Jawa Barat segera
mengambil dan mendistribusikan beras sejumlah 100 ton di bulog
masing-masing yang menjadi hak masing-masing wilayah tersebut. Dan beras
tersebut harus dipastikan digunakan untuk memasok kebutuhan pengungsi
(pikiran rakyat 12:53)

3. Kepala Seismologi BMKG, Soehardjono menyatakan bahwa gempa yang terjadi
di Jawa Barat, Nabire dan Mentawai beberapa hari ini terhubung satu sama
lain. Episenter ketiga gempa tersebut berada pada titik pertemuan ketiga
lempeng besar, Eurasia, Indo-Australia dan lempeng Pasifi (jakarta post).

4. Beberapa pihak dan pengamat meingatkan mengenai segeranya dibentuk tim
yang melakukan inventarisasi secara lebih detil kerusakan bangunan dan
kebutuhan yang ada agar dapat segera diketahui detail kerusakan serta model
bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah pada periode pemulihan.

5. Polda Jabar telah menerjunkan 600 personel anggota Brimob untuk membantu
mengevakuasi para korban musibah gempa yang terjadi di beberapa daerah di
Jawa Barat, terutama Tasikmalaya, Cianjur, Garut dan Sukabumi. Selain itu,
Polda Jabar pun telah mengerahkan sejumlah anjing pelacak untuk membantu
upaya pencarian para korban yang terkubur longsoran tanah di Cianjur.
(pikiran rakyat 21:36)

6. Kondisi waduk di Jawa Barat dinyatakan aman, demikian menurut Gubernur
Jabar Ahmad Heryawan. Namun demikian pengawasan dan pemantauan terhadap
kondisi waduk besar diantaranya Waduk Jatiluhur, Cirata, Saguling dan Waduk
Dharma tetap ditingkatkan.

7. Bibir kawah Gunung Galunggung di Kec Sukaratu, Kab Tasikmalaya, Jawa
Barat, retak memanjang sepanjang 300 meter dengan lebar kurang lebih satu
centimeter akibat gempa berkekuatan 7,3 skala richter yang berpusat di
barat daya Tasikmalaya, pada Rabu 2 September lalu. Retakan juga terjadi di
lokasi hulu Sungai Cibanjaran sepanjang enam meter. (okezone 23:00)


- Kompilasi Informasi dari Daerah-

Kabupaten Bandung
1. Di desa Kamasan, Kec. Banjaran, dilaporkan oleh tim KSR PMI STT Telkom
bahwa kerusakan bangunan yang terjadi adalah rumah rusak ringan 265 unit,
rusak berat 60 unit dan korban luka ringan 3 orang.

2. Dari beberapa kecamatan terkena bencana di Kabupaten Bandung dilaporkan
masyarakat mulai mengeluh belum menerima bantuan. Bantuan yang masuk
dianggap oleh masyarakat terlalu terfokus pada Kec. Pangalengan. Sementara
kecamatan lain diantaranya Cangkuang, Kutawaringin, Rancabali, Pasirjambu,
dan Soreang kurang mendapat perhatian. Data dari kec. Cangkuang adalah 14
rumah ambruk, 398 rumah rusak berat, dan 439 rumah rusak ringan. Wilayah
terpatah di Desa Jatisari dengan enam rumah ambruk, 173 rumah rusak ringan,
dan 173 rumah rusak ringan. Sedangkan Desa Tanjungsari enam rumah ambruk,
83 rusak berat, dan 221 rusak ringan. Sementara ini sudah ada 2 tenda
bantuan dari Pemkab Bandung. Walaupun pada siang hari tenda kosong, namun
malam hari masih disesaki pengungsi karena masih mengkhawatirkan adanya
gempa susulan. Logistik makanan belum menyentuh desa di kecamatan-kecamatan
tersebut. Dan bantuan makanan yang ada bagi para pengungsi hanya swadaya
dari perangkat desa dan kecamatan (pikiran rakyat 19:14).

3. Pengungsi di Pangalengan terkonsentrasi di empat titik pengungsian,
lapangan sepakbola Pangalengan, lapangan Marga Mukti, Secapa dan desa
Sukamanah. Dilaporkan warga mulai terkena ISPA dan batuk-batuk karena hawa
dingin dan debu. (elshinta 22:45)

4. Pengungsi yang berada di Desa Taruma Jaya, Kecamatan Kertasari,
Cibereum, Pengalengan Kabupaten Bandung mengaku sama sekali belum
mendapatkan bantuan. (mediacenter 13:15)

Kabupaten Cianjur
1. Hari kedua pasca gempa berikut longsor di Kampung Babakan Caringin Desa
Cikangkareng Kecamatan Cibinong, Cianjur, tim gabungan berhasil
mengevakuasi tiga korban tambahan. Mereka yang ditemukan hari ini dalah
Dewi, 10 tahun, Aldi, 1 tahun dan Cucu, 2 tahun. Ketiga korban itu
ditemukan dalam kondisi rusak dan anggota tubuh terpisah. Meski begitu,
mereka berhasil diidentifikasi. Sampai Jum'at malam (4/9) setidaknya sudah
24 orang yang ditemukan dari 70 orang yang dilaporkan hilang. Sebanyak 23
orang diantaranya meninggal dunia dan seorang terluka. (tempointeraktif 23:48)

Kabupaten Garut
1. Aktifitas masyarakat di sekitar Pameungpeuk dan Cikelet perlahan sudah
mulai bergulir walau sebagian besar masih tidur di pengungsian karena
rumahnya hancur.

Kota Banjar
1. Gempa telah merusak sekira 513 rumah di kota Banjar. Kerusakan terbanyak
terdapat di Kec. Pataruman. Adapun korban meninggal 1 orang setelah di
rawat di RSU Banjar, 1 orang dirujuk ke RSHS Bandung dan 7 lainnya sudah
bisa dipulangkan. Dari ketujuh orang tersebut 2 orang warga Banjar dan
sisanya dari Kab. Ciamis (pikiran-rakyat 03/09 13:45).

Kabupaten Majalengka
1. Tiga kecamatan di Majalengka terkena dampak gempa. Sekitar 352 rumah di
Kec. Bantarujeg, Talaga dan Kec. Banjaran rusak. Selain itu dilaporkan pula
SD Cinambo 1 didapati ambruk dan untuk sementara kegiatan belajar mengajar
dipindahkan ke KUD (pikiran rakyat).

Kabupaten Ciamis
1. Dari Kabupaten Ciamis diinformasikan bahwa stok logistik yang dimiliki
Pemkab masih minim. Untuk mensiasatinya bantuan dalam bentuk nasi bungkus
diberikan langsung di beberapa lokasi selama 3 hari. Sedangkan untuk tujuh
hari ke depan bantuan dalam bentuk bahan pokok. Data sementara kerusakan
dan korban yang masuk adala tercatat 6 orang meninggal dunia. 32 luka berat
dan 126 luka ringan. Selain itu juga terdapat 733 rumah yang hancur, 7.291
rusak berat dan 11.433 rumah rusak ringan. Fasilitas umum yang rusak,
terdiri dari 112 masjid, 35 sekolah serta 12 kantor pemerintahan , serta
satu jembatan di Kec. Rancah.
Disebutkan dari 36 kecamatan di tatar Galuh Ciamis, sebanyak 26 kecamatan
yang mengalami kerusakan parah akibat gempa. Hanya saja dengan keterbatasan
yang ada, diakui oleh bupat Ciamis, Engkon Komara belum seluruhnya dapat
ditangani secara maksimal (pikiran-rakyat 17:43). Dilaporkan pula bahwa
jumlah pengungsi di kabupaten Ciamis mencapai lebih dari 20.000 orang yang
tersebar di 26 kecamatan.

2. Camat Banjarsari Drs. Uga Yogaswara mengatakan, rumah rusak di
Banjarsari itu rata-rata sebanyak 15-20 per desa. Sedangkan jumlah desa
yang ada di Banjarsari sebanyak 21 desa. Yang rusak dan roboh, katanya,
bukan hanya rumah panggung, tetapi juga gedung (pikiran-rakyat 2/9 18:05).

3. Di Desa Cikaso, Kec. Banjarsari setidaknya 35 rumah hancur, 50 rusak
berat dan 75 rusak ringan. Sedangkan di desa Sindangjaya, menurut catatan
"PRLM", rumah yang rusak lebih dari 587 rumah. Dari sebanyak itu, 194 rumah
hancur dan rata dengan tanah, sisanya, mengalami rusak ringan. Sementara
ini, mereka diam di sejumlah tenda dan barak yang disediakan TNI, khususnya
Yonif 323/Raider. (pikiran rakyat 3/9 17:36)

4. Pemkab Ciamis sudah memberikan bantuan tanggap darurat berupa makan
minum bagi 1.000 korban gempa di lokasi terparah yakni di Jl Lembur Situ
Ciamis dan di Desa Sindangjaya Mangunjaya yang dilakukan setiap buka dan
sahur sejak Rabu (3/9) petang. (tribun jabar 23:49).

5. Mulai hari Sabtu (5/9) ini Pemkab Ciamis secara serentak membagikan
bantuan tanggap darurat berupa tunai Rp 50.000,- dan beras 10 kg/korban
gempa yang menyebar di 36 kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis (tribun
jabar 23:49).

6. Di Desa Karangsari Rt 12 dan Rt 13 RW 11 Padaherang 25 KK mengungsi
karena rumahnya hancur, mereka tinggal ditenda-tenda darurat apa adanya.
“Korban sudah banyak yang mengeluh sakit kurang tidur, namanya tinggal di
tenda darurat ala kadarnya. Butuh selimut, butuh tenda yang lebih baik.
Tetapi sampai hari ini belum ada bantuan apapun,” ujar Nono Sarjono (40),
warga Karangsari. (tribun jabar 23:49)


- Respon Masyarakat dan Lembaga Nasional -

1. Tim advance dari Trabas (Trail Bandung Association) sudah meluncur ke
beberapa lokasi, diantaranya Pangalengan, Pameungpeuk dan Ciamis. Dari
Ciamis diberitakan sempat menurunkan satu paket terpal (160 meter) untuk
digunakan sebagai shelter darurat di wilayah Desa Sumberjaya, Kec.
Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Dari lokasi tersebut juga diberitakan bahwa
kondisi dan logistik di pengungsian masih sangat minim. Kontak Sekdes
Sumberjaya 081804808353

2. Logistik dari beberapa unsur masyarakat sudah mulai teratur
diberangkatkan dari Bandung menuju ke beberapa titik bencana, utamanya ke
Pangalengan, Kab. Bandung dan Pameungpeuk, Kab. Garut.

3. Tim dari KSR PMI unit STT Telkom dan Astacala sudah mendirikan posko di
Desa Kamasan, Kec. Banjaran untuk mendistribusikan bantuan.

4. PMI (Palang Merah Indonesia) sudah mengirimkan 1.500 tenda keluarga,
3.000 terpal, 5.000 selimut dan alas tidur serta 1000 alat mandi ke
beberapa area terdampak.

5. Rumah Zakat Indonesia (RZI) Cabang Bandung mendirikan Posko Kesehatan
untuk korban bencana gempa di Kp. Sidamukti RT 05 RW04 Ds. Pangalengan Kec.
Pangalengan Kab. Bandung. Sebanyak 300 rumah, tiga masjid dan tiga sekolah
rata dengan tanah. Akibatnya satu orang tewas akibat tertimbun dan delapan
orang terluka parah. Dalam kesempatan itu RZI menurunkan dokter dan relawan
serta menyediakan kornet Superqurban untuk para korban (pikiran-rakyat 10:54).


- Respon Lembaga Internasional -
sumber: reliefweb

1. Tim Assessment dari UN telah diberangkatkan menuju Tasikmalaya, Bandung
Selatan, Garut dan Kabupaten Bandung.

2. Oxfam telah menyediakan emergency shelter untuk 1000 keluarga. Oxfam
dibantu partner lokal, BMP Jakarta serta SPP Tasikmalaya terus melakukan
assessment untuk kebutuhan air, sanitasi dan makanan.

3. Tim penanganan bencana dari Operation Blessing International (OBI) tiba
pagi tadi di Tasikmalaya. Tim terdiri dari 2 orang dokter dan paramedis
bersama satu unit ambulans bekerja sama dengan rumah sakit lokal untuk
membantu korban bencana.

4. Caritas telah mengirimkan selimut, sarung, alat mandi dan cuci, terpal
dan lampu badai ke Garut.

5. ACT International bersama CWS (Church World Service), YTBI (Yayasan
Tanggul Bencana Indonesia) dan YEU (Yakkum Emergency Unit) telah
mengirimkan bantuan dan tim untuk melakukan assess dampak bencana. YTBI dan
YEU telah menentukan Pameungpeuk sebagai basis posko mereka.

6. Rotary Shelterbox akan memberangkatkan 224 unit shelterboxes ke
Indonesia bersama tim responsenya untuk didistribusikan ke daerah terkena
bencana.

7. World Vision Indonesia mengirimkan 4.000 paket family kit bernilai US
$250,000. 1.500 paket masing-masing dikirimkan ke Pangalengan dan
Tasikmalaya. Mereka jugamenyiapkan 1.000 emergency kit untuk anak balita.

8. Tim HOPE Worldwide berangkat dari Bandung pada 3 september untuk
mendistribusikan 50 terpal sekaligus melaksanakan assessment situasi terakhir.

9. CRS telah mengirimkan tim assessment pada hari Rabu 2/9.

***
KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
jabarpeduli@gmail.com
Andar Manik (andar.manik@gmail.com), echo (unregister@gmail.com)

INDOALERT!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com


KONTAK LAIN:

Posko Bersama Sukamanah Pangalengan:
Herry Sutrisno +62 857 2037 2986, Lena +62 22 7788 8014

Posko Wanadri Kiara Kohok, Pameungpeuk:
Feby (feby_ara@yahoo.com, +62 8132 145 947*)

Posko Sekretariat Wanadri: Jl. Aceh 155, 022 4206440

Global Rescue: Bing Mulyono (easysoektojo@yahoo.co.id)

Mahawarman: Jack (kasmenwa@mahawarman.org)

Posko Trail Bandung Association (Trabas):
Jl. Riau 49 Bandung. Ook +62 8522 444 4168*, Ifan 0878114200*

Land Rover Club Bandung (LRCB): Asor (gassor@gmail.com)



Laporan Perkembangan Gempa Jawa Barat 1

.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!.
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB


- Situasi umum -
Pada tanggal 2 September 2009, gempa berkekuatan 7.3 skala richter
mengguncang sebagian besar Jawa Barat. Gempa dilaporkan oleh media dapat
dirasakan mulai dari Medan sampai Bali (III skala MMI).

Data gempa yang tercatat adalah sebagai berikut:

BMKG
7.3 Skala Richter (SR) posisi 8.24 LS 107.32 BT, kedalaman 30km pukul 14:55 wib

USGS
7.0 Mw posisi pada koordinat 7.770S, 107.323E, depth 49km, 14:55.01
Location with respect to nearby cities:
95 km (59 miles) SSW (196 degrees) of Bandung, Java, Indonesia
109 km (68 miles) SSE (150 degrees) of Sukabumi, Java, Indonesia
115 km (71 miles) WSW (245 degrees) of Tasikmalaya, Java, Indonesia
193 km (120 miles) SSE (161 degrees) of JAKARTA, Java, Indonesia

Pada pukul 15.08 wib PTWC/NOAA/NWS mengeluarkan peringatan tsunami untuk
wilayah Indonesia. Disusul pada pukul 15.18 wib Japan Meteorological Agency
(JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami. Dan pada pukul 16.00 peringatan
tersebut telah dicabut. Namun demikian BMKG mencatat kenaikan air laut di
sekitar pantai selatan Jawa Barat antara 15 - 1 meter.
Di informasikan juga bahwa sistem peringatan tsunami melalui sirine yang
dipasang di pinggir pantai tidak ada yang berfungsi.

Malam harinya Gubernur Jawa Barat mengadakan rapat khusus bersama unsur
muspida mengenai penanganan gempa dan sekaligus menyatakan kondisi bencana.
Terungkap bahwa gempa telah menyebabkan kerusakan dan korban sedikitnya di
12 kabupaten/kota di Jawa Barat, tidak termasuk di Kabupaten Cilacap dan
ibukota Jakarta.

Sementara itu tadi sore dilaporkan bahwa Presiden SBY bersama ibu negara
didampingi Menko Polkam Widodo AS, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mensos
Bachtiar Chamzah, Menbudpar Jero Watjik, Mensesneg Hatta Rajasa dan Wagub
Jabar, Dede Yusuf mengunjungi lokasi longsor akibat gempa di Kampung
Babakan Caringin, Desa Cikangkareng, Cianjur. Pada kesempatan itu Presiden
menyatakan bahwa Indonesia belum memerlukan bantuan asing dan bencana gempa
ini masih dapat ditangani oleh sumberdaya lokal maupun nasional. Presiden
juga menyatakan akan memberi bantuan sebesar 5 milyar diluar bantuan dari
pemerintah pusat dan pemprov Jabar (kominfo newsroom). Sepulang dari lokasi
bencana, Presiden dan rombongan menyempatkan berbuka puasa di tengah hutan
dengan menu ransum militer T2 (detiknews 18.41).

Data korban yang dilansir oleh BNPB untuk provinsi Jawa Barat sampai 3
September 2009 pukul 15:06 adalah 57 orang dengan rincian:
Kab. Cianjur (21), Kab. Garut (10), Kab. Sukabumi (2), Kab. Tasikmalaya
(9), Kab. Bandung (8), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor (2), dan Kab.
Ciamis (4).

Sedangkan PPK-DEPKES menyiarkan bahwa jumlah korban sampai 3 September
pukul 19:41 adalah:
2.615 bangunan rusak dengan rincian 12.496 unit rumah, 27 unit sekolah, 84
masjid/mushola, 8 unit perkantoran.
Korban yang meninggal dunia sampai saat ini sebanyak 53 orang yaitu 52
orang di Prov. Jawa Barat (Kab. Bogor 2 orang, Kab. Sukabumi 2 orang, Kab.
Bandung 10 orang, Kab. Tasikmalaya 4 orang, Kota Tasikmalaya 4 orang, Kab.
Ciamis 6 orang, Kab. Garut 8 orang, Kab. Cianjur 16 orang) dan 1 orang di
Prov. DKI Jakarta (RS. Medistra, Jakarta Selatan). Korban yang masih hilang
sebanyak 37 orang di Kab. Cianjur Prov. Jawa Barat. Korban luka
berat/rawat inap sebanyak 125 orang yaitu 119 orang di Prov. Jawa Barat dan
6 orang di Prov. DKI Jakarta. Korban luka ringan sebanyak 503 orang yaitu
465 orang di Prov. Jawa Barat dan 38 orang di Prov. DKI Jakarta. Terjadi
pengungsian sebanyak 5.368 orang di Prov. Jawa Barat (PPK-DEPKES).

Sarana kesehatan yang rusak yaitu 1 RS (Kab. Sumedang), 22 Puskesmas (2
unit di Kab. Cilacap, 8 unit di Kab. Tasikmalaya, 3 unit di Kota
Tasikmalaya, 5 unit di Kab. Garut, 2 unit di Kab. Ciamis, 1 unit di Kab.
Kuningan dan 1 unit di Kab. Sukabumi), 28 Pustu (7 unit di Kab.
Tasikmalaya, 5 unit di Kota Tasikmalaya, 15 unit di Kab. Garut dan 1 unit
di Kab. Purwakarta), 2 Polindes (2 unit di Kab. Tasikmalaya) dan 12 Rumah
Dinas (5 unit di Kab. Tasikmalaya, 1 unit di Kota Tasikmalaya, 4 unit di
Kab. Garut dan 2 unit di Kab. Ciamis)


- Kompilasi Informasi -

1. Kabupaten Cianjur
Hingga pukul 15.00, Kamis (3/9) tim evakuasi sudah menemukan 21 korban yang
tertimbun longsor di Desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong. 20 orang
ditemukan meninggal dunia, sementara seorang warga bernama Darja ditemukan
dalam kondisi terluka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pagelaran,
Cianjur. Pihak aparat setempat mencatat 70 warga masih dilaporkan hilang
dalam peristiwa tersebut.
Jumlah pengungsi di Desa Cikangkareng terdapat 2.848 warga yang tersebar di
19 titik posko pengugsian. Namun, data korban dan jumlah pengungsi masih
simpang-siur karena tidak ada koordinasi dalam penanganan bencana. Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur kalang kabut dalam
melakukan pendataan.
Sejak pukul 12.00 WIB jaringan komunikasi terputus total. Seluruh jaringan
operator seluler kehilangan sinyal sehingga tidak bisa melakukan
komunikasi. Tiga unit helikopter telah mendarat di ruang terbuka berupa
sawah kering di Kampung Cibarengkok Desa Pamoyanan Kecamatan Cibinong
(tempointeraktif 20.05). Sementara itu pengungsi mulai mengeluhkan
terbatasnya bantuan khusus balita seperti susu dan biskuit bayi (detiknews
16.00).

Sementara itu tim tanggap darurat Badan Geologi, Dep. ESDM (PVMBG)
diberitakan sudah menuju ke beberapa titik bencana, diantaranya Garut,
Sukabumi, Tasik dan Cianjur. Laporan dari tim yang berada di Cianjur adalah
sebagai berikut:

Lokasi gerakan tanah di Kamp Babakan caringin Desa Cikangkareng, Kec
Cibinong. , Cianjur, Jenis gerakan tanah runtuhan batuan panjang kl 400 m
lbr 250 tinggi gawir longsor 100 m dengan arah gerakan N 80 E posisi E 07
derajat 19 menit. E 107 dderajat 10, 611 menit. Faktor penyebab :
kemiringan yg tegak, adanya perlapisan batuan yg sudah mengalami
pengkekaran, pemicunya gempa 7,3 SR, jenis batuan : breksi,tufa, batu pasir
dan batu lempung . Rumah tertimbun 12 , 1 toko dan 1 mesjid. 85 rusak
berat, 167 rusak ringan, 47 orang hilang, 12 ditemukan. (pak surono)

2. Kabupaten Garut
Data sementara yang dilansir Pemkab Garut tercatat korban jiwa mencapai 7
orang, luka berat 18 orang, luka ringan 107, rumah rusak berat 5.024, rusak
sedang 1.311, rusak ringan 7.567, sekolah rusak berat 279, rusak sedang 2,
dan rusak ringan 50. Masjid rusak berat 74, kantor desa 3 buah. Dan sampai
saat ini beberapa kecamatan masih gelap gulita.

Dari tim Wanadri yang berada di Pameungpeuk, Garut diberitakan bahwa
logistik masih belum mencukupi. Di lokasi posko setidaknya ada 300 orang
dan hanya ada 2 buah tenda peleton yang didirikan oleh pihak TNI.
Diinformasikan pula bahwa malam ini PASKHAS akan mengirimkan 4 unit tenda
peleton. Di informasikan pula bahwa kondisi shelter, MCK dan infrastruktur
serta logistik masih kurang layak ditambah oleh angin kencang dan debu
sehingga dikhawatirkan bila tidak ada perbaikan, dalam satu atau dua hari
ini akan banyak warga yang mulai terserang penyakit. Diinformasikan pula
bahwa satu unit truk PDAM terus berkeliling menyalurkan air bersih di
Pameungpeuk.

Tim ICT Airputih dan Indosat M2 dikabarkan telah berhasil membuka jaringan
internet di Pameungpeuk yang berlokasi di kantor kecamatan Pameungpeuk.
Akses ini terbuka secara luas untuk digunakan oleh warga, relawan maupun
wartawan. Kontak person dari Airputih di Pameungpeuk:
- Agus Triwanto: 081334844679
- Nanang Syaifudin: 08113316129

3. Kabupaten Sukabumi
Dari Sukabumi dilaporkan bahwa wilayah yang paling parah adalah Sukabumi
bagian selatan, yaitu Kecamatan Lengkong. Sekitar 400 rumah mengalami
kerusakan. Sehingga jumlah kerusakan rumah di Sukabumi adalah 1.240 rumah
rusak berat dan 1.959 rumah rusak ringan. Demikian diungkap oleh ketua
Satlak PBA Sukabumi yang juga adalah Komandan Kodim, Letkol (Kav) Muhammad
Yusuf melalui Tribun Jabar. Dandim juga menyatakan bahwa Pemda Sukabumi
akan membantu perbaikan rumah sebesar 2 juta rupiah untuk rumah rusak berat
dan 1 juta rupiah untuk rusak ringan (tribunjabar 10.08)

4. Kabupaten/Kota Tasikmalaya
Melaui PPK-DEPKES, diinformasikan bahwa Dinkes Kab. Tasikmalaya masih
membutuhkan bantuan 20 tenda peleton, 500 buah veldbed, 20 kantong mayat
dan 1.500 lembar selimut.
Sementara itu data kerusakan yang dilansir oleh Pemkab Tasikmalaya adalah:
Korban jiwa 4 orang, luka berat 60 orang, luka ringan 29 orang, rumah rusak
berat 3289 unit, rumah rusak ringan 6325 unit, mesjid 103 unit, madrasah 44
unit, sekolah 44 unit, kantor desa 17 unit, kantor kecamatan 6 unit, GOR 1
unit, ponpes 2 unit.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Kesra Setda Kabupaten
Tasikmalaya, Jl. Mayor Utarya No. 1 Tasikmalaya, Tlp. 0265-333154, 333157
dan fax. 0265-333937

5. Kabupaten Bandung
Pantauan dari Pangalengan titik-titik pengungsian dan posko yang dibuat
warga tersebar di sepanjang jalan sejak sebelum masuk ke kota Pangalengan.
Malam ini banyak pengungsi yang masih tidur di pinggir (bahkan di badan
jalan) dengan alas tidur seadanya.

Dari Posko Bersama STKS Bandung, IMAKES, Bandung Solidarity, PJB,
Mahawarman dan Jabar Peduli di desa Sukamanah, Pangalengan dilaporkan bahwa
tambahan logistik mulai berdatangan dari berbagai pihak. Yang sempat
tercatat adalah 2 unit tenda peleton, 2 unit tenda regu, air mineral, mie
instan, beras, minyak goreng, unit dapur umum, susu bubuk dan kopi instan
serta 1 paket obat-obatan bencana dari Dinkes Provinsi Jawa Barat. Kekuatan
personil gabungan tercatat lebih dari 50 orang. 30 orang diantaranya
merupakan relawan medis dari IMAKES yang secara bergantian melakukan
layanan medis mobil dengan pola jemput bola langsung ke rumah-rumah
penduduk. Selain itu posko medis juga dibuka 24 jam untuk melayani warga
yang datang berobat. Pola jemput bola dilakukan karena banyak warga yang
tidak mau jauh meninggalkan rumah dan lebih memilih tidur di sekitar area
rumah yang hancur. Dilaporkan sebagian besar dari 20 RW yang ada di desa
Sukamanah dalam keadaan rusak berat. Namun sayangnya kami belum mendapatkan
data assessment yang lebih detil.
Di depan posko bersama juga tadi malam sedang dibangun posko Pikiran Rakyat
dan posko Indofood Peduli.
Rencana operasi sampai dua hari kedepan adalah tetap melakukan layanan
medis sambil memperkuat data assessment. Kondisi di lokasi masih relatif
tertib walaupun dikabarkan ada sebagian warga yang sempat berselisih
mengenai pembagian logistik.
Untuk listrik PLN, mulai tadi sore jaringan listrik di Pangalengan sudah
mulai menyala kembali.

6. Kabupaten Bandung Barat
Di Kab. Bandung Barat hingga pukul 21.00 WIB data dari Kepala Kesatuan
Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kab.
Bandung Barat, Momon Suherman mencatat 60 rumah rusak berat dan rusak
ringan. Di antaranya di Kec. Sindangkerta, Rongga, Cisarua, Batujajar,
Cihampelas, Ngamprah, dan Cililin.

Di Desa Baranangsiang Kec. Cipongkor, Kepala Desa Heri mengatakan, dari
satu dusun di desa tersebut terdapat 51 rumah yang mengalami rusak berat
dan rusak ringan. Sementara itu, satu warganya meninggal akibat serangan
jantung. (bandungbaratkab.go.id 10:05)

Dilaporkan juga oleh detiknews bahwa satu hotel di depan Polres Lembang
yaitu hotel Pesona Bamboe mengalami amblas satu lantai. Hal ini menyebabkan
2 mobil dan 10 unit sepeda motor tertimbun.

7. Kabupaten Bogor
Data sementara yang terhimpun adalah tercatat 281 rumah mengalami kerusakan
di Kec. Caringin, 40 rumah rusak di Kec. Megamendung, 6 rumah rusak di Kec.
Cisarua. Sedangkan korban jiwa yang meninggal dunia tercatat dua orang
(pikiran rakyat 21:13).
Adapaun bangunan yang rusak, terdata 702 rumah warga yang tersebar di 10
kecamatan .Dari jumlah tersebut, 156 rumah rusak berat, sehingga sama
sekali tidak dapat dihuni lagi, sebab roboh total atau doyong yang rawan
roboh total. Sisanya, rusak sedang atau ringan.
Korban bencana gempa yang paling banyak adalah warga Caringin, di mana dari
156 rumah yang teribas gempa, 103 rumah mengalami rusak berat. Di Kecamatan
Megamendung, 231 rumah dilaporkan rusak, namun hanya 7 rumah yang rusak
berat. Banyak rumah rusak berat akibat gempa juga dilaporkan dari Kecamtan
Cigombong, yakni 31 rumah rusak berat dan 73 rusak ringan (kompas 18:24)

8. Kabupaten Ciamis
Dari beberapa wilayah, kerusakan parah terjadi di wilayah Lembursitu,
Kelurahan/Kecamatan Ciamis. Dari dua RT saja tercatat 27 rumah yang rusak
berat dan ringan. Sebagian di antaranya luluh lantak rata dengan tanah.
Selain itu berbagai fasilitas seperti sekolah, bank maupun kantor
pemerintah juga rusak. Sekolah yang rusak di antaranya MAN2 Ciamis, Unigal,
Akper dan lainnya. Kemudian BRI Ciamis, Toserba Yogya, Gedung DPRD, Gedong
Pramuka, GOR Panjalu, sejumlah masjid dan lainnya juga rusak.
(pikiran-rakyat 2/9 21:23)
Beberapa wilayah yang terkena bencana gempa dan termasuk paling parah
adalah Kecamatan Purwodadi, Banjarsari dan Mangunjaya.
Sementara wilayah Ciamis Utara yang juga menjadi korban gempa di antaranya
Kecamatan Baregbeg, Panjalu dan Rajadesa (pikiran-rakyat 17:50).

9. Kabupaten Purwakarta
Di Purwakarta, 39 rumah yang mengalami kerusakan tersebar di Desa
Pasirangin, Nangewer, Linggasari, Mekarsari, dan Depok, semuanya di
Kecamatan Darangdan. Satu pesantren di Pasirangin juga rusak parah. Bupati
Purwakarta telah membagikan sumbangan pada para korban gempa. (tempointeraktif)

10. Kabupaten Kuningan
Ratusan rumah rusak berat dan ringan di beberapa kecamatan di Kabupaten
Kuningan Jawa Barat. Kerusakan rumah paling banyak terjadi di Kecamatan
Darma. Data dari pihak kecamatan setempat menyebutkan 94 rumah rusak, yang
33 rumah di antaranya rata dengan tanah. Kecamatan lain yang mencatat
kerusakan rumah yakni Cilebak (24), Ciniru (5), Selajambe (8), Karangkanca
(13) dan Ciwaru (5). Belum ada laporan korban tewas dari pihak Pemkab
Kuningan. Para korban yang rumahnya hancur kini ditampung di tenda darurat
dan masjid (bisnis.com).

Sementara itu dari Bagian Kesra Setda Kuningan menginformasikan kerusakan
yang terjadi (data per tanggal 2 september)

Kecamatan Cilebak :
1. Desa Mandapajaya : tiga bangunan rumah ambruk, lima rumah rusak sedang
dan delapan rumah rusak ringan.
2. Desa Legokherang : Satu rumah ambruk, 15 rusak sedang dan satu rumah
rusak ringan.
3. Desa Cilebak : Satu rumah rusak sedang
4. Desa Bungurberes : Satu rumah rusak ringan
5. Desa Patala : Tiga Rumah Rusak Sedang
6. Desa Jalatrang dua rumah rusak ringan Kecamatan Kadugede : Desa
Cisukadana : Dua rumah rusak ringan

Kecamatan Karangkancana :
1. Desa Margacina : Satu rumah rusak berat, enam rumah rusak sedang dan 24
rumah rusak ringan.
2. Desa Kaduagung : Dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dua
rumah rusak ringan.
3. Desa Jabranti Tiga rumah rusak ringan.

Kecamatan Selajambe :
1. Desa Padahurip Satu rumah rusak sedang, empat rumah rusak ringan
2. Desa Selajambe Tiga rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak ringan
3. Desa Cantilan Enam rumah rusak ringan
4. Desa Ciberung Satu rumah rusak ringan

Kecamatan Ciwaru :
1. Desa Sagaranten : Delapan rumah rusak sedang dan 32 rumah rusak ringan
2. Desa Sumberjaya : Enam rumah rusak sedang dan 44 rumah rusak ringan
3. Desa Citundun : Satu rumah rusak sedang

Kecamatan Darma :
1. Desa Sakerta Timur : Tiga rumah rusak berat, 16 rumah rusak sedang dan
16 rumah rusak ringan.
2. Desa Sakerta Barat : empat rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak ringan
3. Desa Cageur : Dua rumah rusak sedang, Delapan rumah rusak ringan
4. Desa Cipasung Empat Rumah rusak sedang, Delapan rumah rusak ringan
5. Kawahmanuk Satu rumah rusak sedang, 11 rumah rusak ringan
6. Situsari 14 rumah rusak sedang dan 38 rumah rusak ringan
7. Gunungsirah Enam rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan
8. SD Siujarasa dua bangunan rusak ringan

Kecamatan Subang : Kantor Polsek, Puskesmas dan Rumah dinas camat rusak ringan.

11. Kabupaten Indramayu
-tidak ada berita baru-

12. Kabupaten Subang
Dari Subang, data yang diperoleh menyebutkan jumlah rumah yang mengalami
kerusakan di wilayah Subang tercatat 68 rumah, masing-masing 60 rumah di
Desa Cibitung, tujuh rumah di Desa Cibeusi, dan satunya lagi di Desa
Palasari. Satu bangunan masjid juga hancur. Diinformasikan bahwa Kabupaten
Subang juga memiliki dana tak tersangka sebesar 2 miliar yang dapat
dipergunakan untuk penanganan gempa (tempointeraktif).

- KORPORASI -

PLN
Dilaporkan melalui detiknews, sebanyak 137 gardu yang melayani 2.255
pelanggan mengalami kerusakan. Dari 137 gardu tersebut, 77 gardu di wilayah
APJ Majalaya, 3 gardu di APJ Cianjur, dan 57 di APJ Tasikmalaya. Namun
lokasi yang terkena dampak gempa terdapat empat lokasi yaitu Tasikmalaya
Garut, Majalaya termasuk Pangalengan, Cianjur dan Sukabumi.
Menurut Staff Deputi Manager Komunikasi PLN Agus Yuswanta untuk 77 gardu di
Pangalengan ada komponen yang rusak karena gardu jatuh, di Cianjur sebanyak
5 tiang, empat gawang dan tiga gardu yang tertimbun di Kampung Rawa
Hideung, Kampung Joglo, dan Kampung Caringin tertimbun longsor setinggi 20
meter.
Bahkan, di Ciamis gardu induk bergeser sampai 15 sentimeter. Begitupun di
Tasikmalaya gardu rusak karena pergeseran tanah. (detiknews 13.14)

TELKOM
PT Telkom Indonesia Tbk, menyatakan jaringan telekomunikasinya di wilayah
gempa, Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar, tetap aman. Meski
sebagian kantornya mengalami kerusakan. (tempointeraktif 2/9 20.31)

PSDA DAN BENDUNGAN
Gubernur Jawa Barat hari ini telah menginstruksikan Dinas PSDA untuk
memeriksa seluruh waduk yang ada di Jawa Barat. Namun belum diperoleh
perkembangan berita selanjutnya.


- Respon Nasional -

1. IOF Peduli akan menerjunkan 4 unit mobil dan satu cargo dapur umum ke
daerah Cianjur. Diperkirakan akan menuju Cikangkareng, Cibinong.

2. TRABAS akan meluncurkan tim advance yang terdiri dari 3 unit motor trail
untuk membantu assessment dan operasional posko ke tiga titik bencana di
Pangalengan, Pameungpeuk dan Ciamis.

3. Tim Jakarta Rescue dikabarkan sudah berada di lapangan.

4. Tim Global Rescue dikabarkan akan menuju Pangalengan hari ini.

5. Beberapa kelompok masyarakat mulai membuka akses untuk penerimaan
bantuan. Diantaranya adalah lembaga katedral dan komunitas Common Room.

6. Land Rover Club Bandung telah mengirimkan unit kendaraan ke Pameungpeuk
dan bersedia menyediakan dukungan transportasi kendaraan 4x4 termasuk
driver (minus bbm) untuk pendukungan operasi penanganan gempa Jawa Barat.

7. Tim dari Walhi Jabar, SKEPO, KMPA, dan FKKBPA melakukan koordinasi dan
assessment serta pendukungan operasi di berbagai wilayah terkena bencana.


- Respon Internasional -

1. UN Joint Assessment Team yang terdiri dari UNDP, WFP, OCHA, World Bank,
UNICEF dan UNDSS dilaporkan akan menuju Bandung untuk melakukan assessment.
(reliefweb)

2. GlobalMedic's South East Asian Field Office, yang berbasis di
Yogyakarta, telah diterjunkan ke sekitar lokasi gempa untuk melakukan
komprehensif assessment. Pada saat penggalian data selesai, GlobalMedic
akan menentukan respon yang perlu diberikan (reliefweb).

3. CWS Indonesia sedang mengirimkan assessment tim ke daerah terdampak
untuk menentukan kebutuhan dan respon yang dimungkinkan (reliefweb).

4. Personil dari Wolrd Vision sedang menuju Bandung untuk melakukan assess
terhadap dampak gempa.


Demikian rilis Laporan Perkembangan Gempa Jawa Barat #4 per tanggal 4
September 2009 pukul 02:36 wib.
Untuk sementara rilis laporan perkembangan gempa akan dihentikan sampai ada
berita perkembangan lebih lanjut.


KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
jabarpeduli@gmail.com

INDOALERT!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com


KONTAK LAIN:
Bandung:
Andar Manik (andar.manik@gmail.com), echo (unregister@gmail.com)

Posko Bersama Sukamanah Pangalengan:
Herry Sutrisno +62 857 2037 2986, Lena +62 22 7788 8014

Posko Wanadri Pameungpeuk:
Feby (feby_ara@yahoo.com, +62 8132 145 947*)

Posko Sekretariat Wanadri:
Jl. Aceh 155, 022 4206440

Trabas: Ook +62 8522 444 4168*
Land Rover Club Bandung: Asor (gassor@gmail.com)






Greenpeace SEA-Indonesia
Racikan Obat Herbal
CAMPAKA KAROMAH Khusus Untuk Direbus/Godogan, Insyaallah Dapat Menyembuhkan Penyakit Yang Anda Derita.

Formulator : Deddy kermit madjmoe
Hotline: 081324300415
Jl. Buyut Roda Gg.Polos No.84 Ciledug Cirebon Jawa Barat 45188

Pasien TIDAK MAMPU dan KURANG MAMPU Jangan TAKUT Untuk Berobat Pada Kami....!!!! Kami Tetap akan melayaninya.